TKN Jokowi Sebut 5 Kandidat Jaksa Agung Strategi Prabowo Naikkan Elektabilitas

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga menilai, lima nama kandidat jaksa agung dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno adalah bagian kampanye kubu 02. Menurutnya hal itu demi mengerek elektabilitas Prabowo yang stagnan dengan cara mengendrose tokoh lain.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
TKN Jokowi Sebut 5 Kandidat Jaksa Agung Strategi Prabowo Naikkan Elektabilitas
arya sinulingga diskusi di rumah pemenangan. ©2018 Merdeka.com/liputan6.com

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga menilai, lima nama kandidat jaksa agung dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno adalah bagian kampanye kubu 02. Menurutnya hal itu demi mengerek elektabilitas Prabowo yang stagnan dengan cara mengendrose tokoh lain.

"Jadi mereka mencoba tokoh-tokoh lain sebagai endorse mereka," kata Arya ketika dihubungi merdeka.com, Jumat (1/2).

TKN tidak tertarik mengikuti cara yang sama dengan kubu 02. Pihaknya percaya dengan elektabilitas Jokowi. Sehingga tidak perlu mencatut nama tokoh untuk mengerek dukungan.

"Dan kita tidak menjual-jual nama dari orang lain. Jadi karena mereka tahu enggak bisa naik lagi makanya menunjuk nama-nama lain," kata politikus Perindo itu.

Begitu juga dengan wacana kabinet bayangan. Menurut Arya pihaknya fokus kepada pemenangan daripada memikirkan kandidat yang mengisi kursi kabinet jika terpilih.

"Enggak lah. Kita fokus pemenangan," tutupnya.

Diberitakan, Beredar lima nama calon Jaksa Agung jika Prabowo-Sandiaga memimpin Indonesia. Mereka adalah Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Chandra M Hamzah, Novel Baswedan dan Todung Mulya Lubis. Namun, BPN Prabowo-Sandiaga menegaskan, lima nama tersebut aspirasi dari masyarakat, bukan resmi dari BPN.

Rekomendasi