PPP ungkap koalisi Jokowi sempat tunggu Demokrat sebelum deklarasi

Namun, kata Romi, tak ada sinyal partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini akan datang hingga akhir Jokowi mengumumkan cawapresnya.

Rita
Oleh Rita - Reporter
PPP ungkap koalisi Jokowi sempat tunggu Demokrat sebelum deklarasi
Deklarasi Jokowi-Maruf Amin. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi mengungkapkan koalisi Joko Widodo atau Jokowi sempat menunggu kedatangan Partai Demokrat untuk merapat jelang deklarasi. Namun, kata Romi, tak ada sinyal partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono ini akan datang hingga akhir Jokowi mengumumkan cawapresnya.

"Kita sudah memberi kesempatan sampai dengan tadi. Sebelum di sini kita membahasnya dalam kesempatan yang lebih terbatas. Dan kita belum mendapatkan sinyal dari partai Demokrat sama sekali tentang akan bergabung," ucap Romi di Jakarta, Kamis (9/8/2018).

Dia menuturkan, sekitar Pukul 14.00 WIB, ada pihak Demokrat yang dikatakan dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bahwa masih ada kemungkinan untuk merapat.

"Dari Pak SBY bahwa masih 50 persen kemungkinan. Tentu kita tidak bisa menunggu lagi. Ini injury time, malam terakhir sebelum pendaftaran. Maka kemudian tidak konfirmasi lagi setelah jam 2, maka kita putuskan," ungkap Romi.

Karenanya, meski masih ada kesempatan secara teorinya, dalam situasi politik sudah tak bisa.

"Teoritik bisa, tapi secara politik sudah tidak mungkin," pungkasnya.

Halaman
Rekomendasi