Metamorfosis Ahok saat jadi penatang dan petahana soal cuti kampanye

Menurut Ahok, alasan seorang petahana harus cuti pada masa kampanye agar tidak menggunakan fasilitas negara.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
Metamorfosis Ahok saat jadi penatang dan petahana soal cuti kampanye
Golkar resmi dukung Ahok. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ngotot tidak mau cuti di masa kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Dia berdalih ingin fokus mengawasi pembahasan APBD DKI 2017 agar tak ada anggaran siluman yang dimasukkan baik dari DPRD maupun Kemendagri."Ini masa susun anggaran, siapa yang jamin PNS dari Mendagri itu jujur?" kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/8) lalu.Bahkan Ahok sudah melayangkan judicial review Pasal 70 Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada ke Mahkamah Konstitusi yang salah satu isinya mengharuskan kepala daerah wajib cuti selama masa kampanye. Ahok berharap MK segera melakukan sidang uji materi."Kalau saya enggak mau cuti, orang yang enggak suka sama saya bisa saya didiskualifikasi. Saya harap MK segera memanggil untuk proses ini karena 19 September sudah pendaftaran, Oktober sudah cuti," tambahnya.Dia mengaku punya kontrak kerja sampai 2017. Sehingga ingin memanfaatkan sampai selesai."Jadi kalau gitu kontrak saya cuma sampai Oktober 2017. Kamu mau sia-siakan 3 bulan? Minimal waktu Oktober orang akan melihat Jakarta berubah," terangnya."Boleh enggak saya gunakan hak saya untuk tidak cuti? Bisa enggak Mendagri paksa saya cuti? Saya dijamin UU saya bekerja untuk 60 bulan bekerja dari wagub jadi Gubernur," tutup Ahok.

Namun jika dilihat tahun 2012 silam, Ahok menjadi orang yang keras meminta petahana wajib mengambil cuti selama kampanye. Juni 2012 lalu, Ahok bersama Jokowi menjadi penantang petahana Fauzi Bowo dengan Nachrawi Ramli.Kala itu, Ahok meminta calon petahana untuk cuti agar pertarungan pilgub berjalan fair dan taat aturan."Kita tidak takut. Kita hanya ingin menjadikan Jakarta sebagai contoh, di mana para calon gubernurnya taat aturan, yang incumbent saat kampanye dalam mengambil cuti," ujar Ahok, 6 Juni 2012 lalu.Menurut Ahok, alasan seorang petahana harus cuti pada masa kampanye agar tidak menggunakan fasilitas negara. Karena dengan melakukan fasilitas negara, Ahok menilai itu merupakan sebuah pelanggaran."Ya ini penting agar tidak ada fasilitas negara yang digunakan," tutupnya.Ahok mengatakan bahwa Jokowi yang saat itu masih menjabat sebagai Wali kota Solo juga mengambil cuti. Jokowi akan mengambil cuti selama masa kampanye 2 minggu nanti."Tentu dia (Jokowi) akan mengambil cuti," tutup Ahok.

Ketika masa kampanye, Fauzi Bowo mengambil cuti untuk kampanye. Lalu bagaimana dengan Ahok di 2017 nanti?

Rekomendasi