Calon ketua ditentukan DPW, kader PAN Purwakarta boikot musda

Mereka menolak 4 calon yang ditetapkan oleh DPW PAN Jabar karena ada 12 nama yang mendaftar sebagai ketua DPD.

Bram Salam
Oleh Bram Salam - Reporter
Calon ketua ditentukan DPW, kader PAN Purwakarta boikot musda
Kader PAN ngamuk. ©2015 merdeka.com/bram salam

Musyawarah Daerah (Musda) ke IV DPD PAN Purwakarta yang digelar di Gedung Graha Vidya Jatiluhur, Minggu, (15/11) berakhir ricuh. Musyawarah untuk menentukan ketua DPD PAN Purwakarta Tahun 2015-2020 berujung keributan. Pengurus DPW PAN Jawa Barat yang memimpin berlangsungnya agenda persidangan menjadi bulan-bulanan peserta sidang yang tidak puas dengan keputusan DPW PAN Jawa Barat.Para kader dan anggota PAN dari tingkat kecamatan yang ada di Purwakarta semakin mengamuk, setelah pimpinan sidang membacakan dan menetapkan empat orang formatur sekaligus calon untuk Ketua DPD PAN Purwakarta dari 12 Calon yang telah mendaftar.Empat orang yang ditunjuk menjadi tim formatur sekaligus calon ketua DPD PAN Purwakarta oleh DPW Jawa Barat ini masing-masing Ragil Sukamto, Dadang Sudirman, Agus Sundana dan Kiardonal Kampay. Peseta sidang menolak empat calon tersebut, karena penunjukan langsung oleh DPW Jabar ini dinilai tidak demokratis. Dan peserta Musda meminta agar 12 nama calon yang sudah mendaftar untuk direkomendasikan menjadi calon ketua sekaligus fromatur untuk menyusun kepengurusan PAN Purwakarta kedepan."Kami menolak keputusan DPW, karena tidak demokratis. Keputusan DPW merupakan keputusan sepihak yang hanya mencalonkan 4 orang yang akan maju menjadi Calon Ketua Partai," tegas Sahroji salah satu kader sekaligus peserta Musda.Dia menjelaskan, seharusnya pimpinan sidang mencalonkan 12 calon ketua yang sudah mendaftar dan kemudian dipilih oleh kader partai. Sehingga, calon yang dihasilkan benar-benar pilihan kader dan anggota PAN Purwakarta yang menjadi peserta Musda. Bukan hasil didikte oleh pengurus PAN Jawa Barat."Kami minta 12 orang calon Ketua DPD PAN ditampilkan dan nantinya akan mengerucut berdasarkan hasil keputusan peserta, ini baru demokratis," protes dia di hadapan pimpinan sidang. Hujan protes dan kegaduhan pun terus terjadi mewarnai jalannya persidangan. Bahkan dari mereka, sempat mengancam akan mengundurkan diri jika Agus Sundana tetap masuk dalam tim formatur yang berhak dicalonkan sebagai ketua."Kalau DPW tetap memutuskan 4 calon, maka Musda kami akan membubarkan diri dari Musda ini," tegas dia.Tak menemui titik temu dan merasa kesal karena masukannya tak digubris pimpinan sidang, kader dan anggota PAN Purwakarta yang menjadi peserta Musda akhirnya membubarkan diri tanpa keputusan apapun. Mereka ramai-rami meninggalkan ruang persidangan dan mencabut spanduk dan atribut partai yang terpasang di luar ruang sidang.Pelaksanaan Musda PAN Purwakarta ke IV yang digelar dinilai tidak menghasilkan apa-apa dan terpaksa bubar. Posisi ketua Partai PAN Purwakarta saat ini dalam kondisi status quo."Kalau ditanya sekarang PAN bagai mana, saya mengikuti forum saja," singkat ketua PAN dimisioner, Asep Amidin.

Rekomendasi