Pesan Jokowi ke bakal calon kepala daerah, dari laut sampai pangan

Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rakernas Partai NasDem ke-3 di Jakarta Convention Center.

Rizky Andwika
Oleh Rizky Andwika - Reporter
Pesan Jokowi ke bakal calon kepala daerah, dari laut sampai pangan
Jokowi. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Presiden Joko Widodo mengatakan, setiap kepala daerah harus mampu menjaga dan mempertahankan wilayah Indonesia, khususnya daerah perairan dari kegiatan yang merugikan. Salah satunya illegal fishing, yang menurut Jokowi dalam setahun Indonesia merugi hingga Rp 300 triliun.Pesan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rakernas Partai NasDem ke-3 di Jakarta Convention Center. Penanganan illegal fishing tidak hanya tugas pokok pemerintah pusat, namun juga pemerintah daerah."Itu juga tugas kepala daerah. Bukan hanya pemerintah pusat. Melindungi itu, pertahankan itu," kata Jokowi, Senin (21/9).Jokowi menambahkan, tugas pokok kepala daerah lainnya adalah memaksimalkan produksi pangan. Hal tersebut dapat menekan tingginya angka impor pangan Indonesia."Dan karena ketergantungan ini, tiap beli barang impor pakai dolar. Ini sebabkan salah satu dolar kita seperti ini, meski sebenarnya ada juga dari faktor eksternal," ujarnya.Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, pada 2014 Indonesia telah mengimpor 7,4 juta ton gandum, 3,2 juta ton gula dan 3,3 juta ton jagung. Hal tersebut yang ingin dikuranginya.Salah satu cara untuk menguranginya, lanjut Jokowi, adalah dengan menggenjot produksi pangan. Menurutnya, Indonesia memiliki lahan yang luas untuk memproduksi bahan pangan."Kita harap 3-4 tahun ke depan tidak ada impor beras, kedelai, jagung," pungkasnya.Rakernas ke-3 NasDem dihadiri sejumlah ketua umum partai politik, yakni; Ketua Umur Golkar versi Munas Jakarta, Agung Laksono; Ketua Umum Hanura Wiranto; Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan; Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya, Romahur Muzi. Rakernas juga dihadiri oleh 255 bakal calon kepala daerah.

Rekomendasi