Ketua DPR minta tak ada praktik mahar politik di pilkada serentak

"Sekarang kan semuanya itu di dalam Pilkada harus betul-betul secara jujur, adil, dan dipilih oleh rakyat," kata Setya.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Ketua DPR minta tak ada praktik mahar politik di pilkada serentak
Setya Novanto konpers. ©2014 Merdeka.com/Randy

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto meminta agar mahar politik antara calon kepala daerah dan partai tak lagi ada di pilkada serentak. Menurut dia, seorang pemimpin haruslah bersih dari praktik-praktik kotor tersebut."Tak boleh (mahar politik). Sekarang itu kan semuanya itu di dalam hal Pilkada itu harus betul-betul secara jujur, adil, dan dipilih oleh rakyat," kata ‎Novanto di Kompleks Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/8).Dia menjelaskan, masyarakat kekinian tidak mudah dibodohi. Mereka telah menjadi pemilih yang kritis. Maka dari itu lobi politik dalam Pilkada sebaiknya dihindari."Rakyat sekarang ini kan benar-benar mengerti dan mengetahui masalah-masalah yang terbaik buat para pemimpinnya. Jadi sekarang yang paling bagus itu memang harus tidak ada mahar-mahar lagi. Enggak boleh," tuturnya.

Rekomendasi