Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya walk out dalam paripurna pemilihan paket pimpinan DPR. Alasannya, pimpinan sidang sementara Popong Otje Djundjunan dinilai diktator dalam cara memimpin sidang.Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan, dalam sidang paripurna terjadi kediktatoran yang dilakukan secara sistematis, manipulatif dan konspiratif. Karena itu, pihaknya memutuskan untuk walk out dalam paripurna tersebut."PKB melakukan walk out, tindakan itu kami lakukan atas beberapa pertimbangan karena kediktatoran dilakukan pimpinan sementara DPR yang melanggar tatib persidangan," kata Daniel di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/10).Tidak hanya itu, Daniel juga menuding adanya sabotase yang dilakukan oleh sekretariat jenderal DPR. Buktinya, banyak mikrofon yang mati sehingga membuat para anggota dewan kesulitan melakukan interupsi."Kedua, telah terjadinya sabotase yang dilakukan baik sengaja atau tidak oleh sekretariat DPR sehingga dalam persidangan seperti perlengkapan mik. Dari 560 mik hanya beberapa yang hidup sehingga anggota tidak bisa menggunakan haknya," tegas dia.
PKB sebut gaya Ceu Popong pimpin sidang paripurna diktator
PKB juga menuding adanya sabotase yang dilakukan oleh sekretariat jenderal DPR.
Advertisement
Rekomendasi