Anggota DPR Nudirman Munir menjadi salah satu dari sebelas anggota Fraksi Golkar yang mendukung pilkada langsung dalam voting sidang paripurna pengesahan RUU Pilkada. Padahal, Fraksi Golkar tegas menyatakan dukungan kepada pilkada lewat DPRD.Nudirman mengaku tak takut jika nanti diberikan sanksi oleh fraksi. Dia mengklaim, apa yang dilakukan berdasarkan aspirasi rakyat."Soal sanksi enggak berpikir. Yang jelas karena dua tiga ekor tikus dibakar, jangan karena alasan anarki, kita ubah, jangan karena ada alasan kepala daerah korupsi rumah kita bakar," kata Nudirman di Gedung DPR, Jakarta, Senin (29/9).Atas dukungannya ini, Nudirman mengaku sudah ditelepon oleh Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto. Akan tetapi, hal itu bukan jadi persoalan buat Nudirman yang memang tak terpilih lagi jadi anggota DPR periode 2014-2019."Saya belum terima teguran tapi ditelpon Novanto, dia bisa memahami tapi kenapa enggak ngomong ke fraksi, saya bilang ke Aziz (Syamsuddin). Ini demi rakyat," pungkasnya.Diketahui, ada 11 politisi Golkar yang membelot tidak ikut perintah partai dalam menyikapi RUU Pilkada. Mereka adalah Poempida Hidayatulloh, Agus Gumiwang Kartasasmita, Nusron Wahid, Emil Abeng, Neil Iskandar,Oheo Sinapoy, Gusti Iskandar, Zainudin Amali, Chairuman Harahap, Nudirman Munir, dan Taufik Hidayat.
Dukung pilkada langsung, Nudirman Munir tak takut sanksi Golkar
"Jangan karena ada alasan kepala daerah korupsi rumah kita bakar," kata Nudirman.
Rekomendasi