Tindakan Ketua DPD Gerindra Jakarta M Taufik yang bernada provokatif dan ingin menangkap Ketua KPU Husni Kamil Manik dinilai menciderai proses demokrasi di Indonesia. Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding menuding M Taufik melakukan cara-cara yang kotor."Saya kira itu langkah dan tindakan yang mencederai demokrasi, itu cara-cara kotor dan jahat," kata Karding saat dihubungi wartawan, Jakarta, Senin (11/8).Oleh karena itu kalau betul ada ancaman seperti itu, politikus PKB ini meminta agar polisi segera menangkapnya. Sebab, tindakannya tersebut telah memberikan rasa tidak aman bagi penyelenggara pemilu."Karena selain telah mengancam dan memberi ketidaknyamanan bagi Pak Husni dan sekaligus memiliki niat mempengaruhi, intimidasi, mengancam, menakut nakuti terhadap penyelenggara pemilu," jelas Karding."Apalagi KPU dan orang-orangnya sedang bekerja menghadapi gugatan soal pilpres," imbuhnya.Sebelumnya, tujuh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan. Kedatangan tiba-tiba para penyelenggara pemilu ini untuk melaporkan ancaman penculikan terhadap Ketua KPU Husni Kamil Manik."Iya, (ancaman) terhadap Ketua KPU," kata komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay , kepada merdeka.com, Senin (11/8).Hadar dkk tiba di gedung Bareskrim sekitar pukul 00.30 WIB. Saat dihubungi pukul 02.30 WIB, Hadar mengatakan, pihaknya masih di Markas Besar Kepolisian tersebut.Hadar juga membenarkan laporan tersebut terkait ancaman yang diberikan Ketua Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik kepada Husni. "Iya benar," kata Hadar.
PKB desak polisi tangkap M Taufik karena ancam culik Ketua KPU
Ketua DPD Partai Gerindra telah mengancam akan menculik ketua KPU karena dianggap tak adil.
Rekomendasi