Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capella turut angkat bicara terkait ancaman penangkapan dan penculikan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik. Menurut Capella, aksi yang dilakukan Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta M Taufik amat disayangkan."Ya saya prihatin saja, mengganggu proses demokrasi yang berlangsung. Artinya kita mengambil pilihan konstitusi MK, menurut saya kurang pas, situasi kondisi hari ini," kata Capella saat dihubungi, Jakarta, Senin (11/8).Politisi NasDem itu menilai apa yang dilakukan komisioner KPU yang langsung melaporkan ke Mabes Polri adalah tindakan yang tepat. Sebab, ancaman terhadap seseorang amatlah berbahaya, terlebih terhadap penyelenggara pemilu."Melaporkan ke Polri sudah tepat, tidak boleh ada yang merasa terancam. Ketika ada tindakan ancaman, ada masih terasa ancaman harus dilakukan pengaman, ditangkap," jelasnya.Oleh karena itu, Capella menegaskan, sudah seharusnya pihak-pihak yang melakukan ancaman tentunya harus diamankan. "Yang mengancam ditangkap, yang mengancam diamankan," tandasnya.Sebelumnya, tujuh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan. Kedatangan tiba-tiba para penyelenggara pemilu ini untuk melaporkan ancaman penculikan terhadap Ketua KPU Husni Kamil Manik."Iya, (ancaman) terhadap Ketua KPU," kata komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay , kepada merdeka.com, Senin (11/8). Hadar dkk tiba di gedung Bareskrim sekitar pukul 00.30 Wib. Saat dihubungi pukul 02.30 Wib, Hadar mengatakan, pihaknya masih di Markas Besar Kepolisian tersebut.Hadar juga membenarkan laporan tersebut terkait ancaman yang diberikan Ketua Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik kepada Husni. "Iya benar," kata Hadar.
Sekjen NasDem: Yang mengancam KPU harus ditangkap!
"Ya saya prihatin saja, mengganggu proses demokrasi yang berlangsung," kata Patrice Rio Capella.
Rekomendasi