Eva Sundari sebut ada yang lebih buruk dari Sudrajad Dimyati

Eva mengaku serba salah bila memilih Sudrajad jadi hakim agung.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Eva Sundari sebut ada yang lebih buruk dari Sudrajad Dimyati
Eva Sundari. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Anggota Komisi III DPR, Eva Kusuma Sundari mengatakan pernyataan KPK yang menyebutkan DPR menjadi lembaga terkorup, menyebabkan isu 'lobi toilet' di DPR bergerak liar. Akibatnya merugikan kedua belah pihak, yaitu Bachrudin Nasori dan Sudrajad Dimyati."Enggak ada verifikasi, enggak ada apa-apa, karena kan awalnya ada stigma DPR lembaga terkorup dan kayanya itu gelagat dengan frame itu," kata Eva yang ditemui usai melakukan fit and proper test kepada calon hakim agung di Gedung DPR, Jakarta, Senin (23/9).Menurut dia, dengan adanya pemberitaan tersebut menyebabkan pihak DPR sulit memilih. Pasalnya, kinerja Sudrajad dinilai bagus jadi hakim agung."Serba salah nanti, dia memilih dibikin betul ada duit, kalau enggak dipilih dia bagus. (Dia) okelah jawabnya rasional, maksudnya ada yang lebih buruk dari dia (Sudrajad)," tegas dia.

Rekomendasi