Dada Rosada minta warga Bandung objektif nilai kinerjanya

Dua kali menjabat sebagai Wali Kota Bandung, Dada ogah disebut gagal. Dia minta masyarakat objektif memberi penilaian.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Dada Rosada minta warga Bandung objektif nilai kinerjanya
Dada Rosada. ©2012 Merdeka.com/pool

Wali Kota Bandung Dada Rosada akan mengakhiri masa jabatannya pada September 2013 mendatang. Sudah dua periode pria 66 tahun ini memimpin Bandung. Namun Dada ogah dibilang gagal saat memimpin kota kembang ini.Politisi Demokrat ini mengklaim sudah menyampaikan ada 26 keberhasilan selama ia memimpin Bandung. "Saya sudah sampaikan 26 keberhasilan, (masyarakat) harus objektif memberikan penilaian," kata Dada Rosada di Bandung, Senin (24/6).Adapun permasalahan yang paling krusial di Kota Bandung ini, dia menjelaskan, itu terus dibenahi hingga akhir masa jabatannya. Seperti macet, banjir, PKL, dan sampah. "Semuanya juga sedang berproses untuk terus dibenahi," ujarnya.Untuk macet, ia terus mengupayakan transportasi masal untuk mengurainya. Salah satunya Trans Metro Bandung, meski pada kenyataannya tidak berjalan optimal. Lalu monorel yang terus berproses dan juga kereta gantung. "Monorel, kereta gantung, dan lain-lain sudah berproses," terangnya.Begitu juga banjir, dia menyatakan melalui Dinas Bina Marga terus berusaha membenahi tanggul-tanggul. "Banjir saluran paling tidak diperkuat agar tidak jebol. Sekarang kita perbaiki," ungkapnya.Untuk PKL yang kini semakin tidak bisa diatur, Dada menyebut terus merelokasi ke kawasan Bandung Timur. "PKL sudah mulai menginapkan 4 ribu lebih di Gedebage. Tahun depan bertahap, semoga beres 2014 - 2015," ungkapnya. Sedangkan masalah sampah, Dada tengah mencanangkan PLTSA yang akan menjadi alternatif pembuangan. Untuk Wali Kota Bandung terpilih nantinya, ia meminta untuk mengevaluasi segala kekurangan yang tengah dipimpinya bersama Ayi Vivananda . "Kita sama-sama evaluasi," singkatnya.

Rekomendasi