Belum punya ketua umum, Demokrat khawatir caleg ditolak KPU

"Harapan kita bisa diterima KPU. Kalau tidak, KPU beri jawaban secepatnya," kata Hayono.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Belum punya ketua umum, Demokrat khawatir caleg ditolak KPU
Demokrat. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman berharap kisruh di internal partai tidak mempengaruhi proses pendaftaran calon legislatif di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terkait pelimpahan tampuk kekuasaan partai kepada wakil ketua umum dan sekretaris jenderal, diharapkan dapat memenuhi syarat penyerahan daftar calon sementara (DCS) ke KPU."Harapan kita bisa diterima KPU. Kalau tidak, KPU beri jawaban secepatnya," kata Hayono saat dihubungi, Senin (4/3).Menurut Hayono, kalau memang cara tersebut tidak berhasil, satu-satunya cara yang harus dilakukan adalah mempercepat kongres luar biasa (KLB). Saat KLB itu akan ditetapkan ketua umum yang baru. Dia mengatakan, KLB merupakan suatu keniscayaan. Namun kapan waktunya, saat ini internal Partai Demokrat masih merancang semuanya. "Biarlah kami menenangkan dulu, baru kita melaksanakan KLB," kata Hayono.Diketahui, dalam Pasal 57 Undang-Undang Pemilu 2012 disebutkan penyerahan daftar calon legislatif partai politik, mesti ditandatangani ketua umum dan sekretaris jenderal partai.Apabila partai politik mengalami kekosongan kepemimpinan, maka KPU bisa mengacu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai. Bisa dilihat di situ apakah diatur pengalihan wewenang pengesahan DCS partai dari ketua umum atau tidak.Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Johnny Allen Marbun mengatakan partainya saat ini sudah mengantongi sedikitnya 1.000 calon legislatif anggota DPR. Padahal pendaftaran baru saja dibuka."Kami buka diri untuk pendaftaran, sudah 1.000 lebih," kata Allen yang juga anggota Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (4/3).Angka tersebut termasuk 148 kader partai yang sekarang duduk di Parlemen, dan berniat maju kembali jadi wakil rakyat di Pileg 2014.

Rekomendasi