Bela Anas, 4 pengurus DPD Sumut mundur dan buang jas Demokrat

"Ini hari terakhir kami memakainya. Kami buang saja," ujar Syahbana sambil melepas jas demokrat.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Bela Anas, 4 pengurus DPD Sumut mundur dan buang jas Demokrat
4 pembela anas. ©2013 Merdeka.com

Pengunduran diri Anas Urbaningrum sebagai ketua umum DPP Partai Demokrat mulai diikuti para kader loyalisnya di Medan. Sedikitnya empat anggota pengurus DPD Partai Demokrat Sumut juga menyatakan mengundurkan diri.Keempat pengurus yang mengundurkan diri adalah Harun Al Raysid, anggota Dewan Pertimbangan DPD Partai Demokrat Sumut; M Syahbana, anggota Dewan Pengawas DPD Partai Demokrat Sumut; Muazzul, Wakil Koordinator Bidang Pemuda dan Olahraga DPD Partai Demokrat Sumut; dan Andi Akbar Pulungan, anggota Dewan Pengawas DPD Partai Demokrat Sumut."Kami mengundurkan diri dari kepengurusan DPD Partai Demokrat Sumut, karena Partai Demokrat tidak lagi demokratis," kata M Syahbana dalam jumpa pers di Medan, Jumat (29/2).Dia memaparkan, pengunduran diri itu merupakan bentuk protes terhadap intervensi Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait kasus yang membelit Anas."Terjadi ketidakadilan pada ketua kami Anas Urbaningrum. Ketika proses hukum terhadap Anas Urbaningrum belum terjadi, Ketua Majelis Tinggi justru menyatakan Anas harus fokus pada persoalan hukum. Seharusnya tidak berlaku zalim terhadap Anas Urbaningrum yang terpilih demokratis saat kongres," ucap Syahbana.Pernyataan mengundurkan diri kelima pengurus DPD Partai Demokrat tu diwarnai aksi melepas jas biru Partai Demokrat. Mereka juga mengeluarkan kartu anggota dan menyatakan membuangnya. "Ini hari terakhir kami memakainya. Kami buang saja," ujar Syahbana diamini rekan-rekannya .Ditanya soal langkah selanjutnya, Syahbana dan rekan-rekannya menyatakan akan bekerja di luar partai. "Pertama ini, masih kami yang mengundurkan diri. Tapi beberapa teman sudah menyatakan segera mundur," ucapnya.

Rekomendasi