Sedikitnya 20 partai politik sudah berkomitmen untuk mengusung istri Wali Kota Malang Peni Suparto, Heri Pudji Utami, sebagai calon wali kota dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang, 23 Mei 2013.Wali Kota Malang Peni Suparto di Malang, Kamis (21/2), mengatakan jalan yang ditempuh setelah tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP itu merupakan yang terbaik untuk semua pihak."Dengan banyaknya parpol yang mengusung istri saya sebagai calon wali kota, saya yakin pasti akan memenangkan pertarungan dalam Pilkada Kota Malang Mei nanti," katanya seperti dikutip Antara.Dia mengaku bersama tim sukses Heri Pudji Utami sudah cukup lama melakukan pendekatan dan komunikasi dengan 20 parpol yang saat ini mengusung istrinya tersebut sebagai Calon Wali Kota Malang.Oleh karena itu, dirinya melihat jika rekomendasi dari DPP PDIP tersebut tidak akan jatuh ke tangan istrinya, sehingga ketika rekomendasi itu jatuh ke tangan Sri Rahayu dan Priyatmoko Oetomo, dirinya tidak merasa kecewa.Sebanyak 20 parpol yang mengusung Heri Pudji Utami sebagai Calon Wali Kota Malang periode 2013-2018 itu, hanya dua yang memiliki kursi di parlemen, yakni Partai Demokrat dan PAN, sedangkan 18 parpol lainnya adalah parpol non parlemen.Menyinggung adanya tudingan jika dirinya dianggap sebagai "kutu loncat" karena pindah ke parpol lain, Peni yang sudah dinonaktifkan sebagai Ketua DPC PDIP Kota Malang itu mengaku tidak takut.Menurut dia meloncat ke parpol lain harus dilakukan karena Heri Pudji Utami yang akrab dipanggil Bunda HP itu adalah calon wali kota yang dikehendaki masyarakat Kota Malang.Ia mengaku banyak yang meminta Bunda HP tetap maju sebagai calon wali kota, meskipun tidak mendapatkan rekomendasi dari PDIP.Berdasarkan hasil survei, katanya, Bunda HP selalu menempati urutan pertama sebagai calon yang paling populer dan tingkat elektabilitasnya juga cukup tinggi dibandingkan dengan calon lainnya.Menanggapi penetapan Heri Pudji Utami-Arif Dharmawan sebagai pasangan kandidat yang diusung dalam Pilkada Kota Malang Mei mendatang, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Malang Adi Sancoko mengakui partai tersebut sudah melakukan tanda tangan "hitam di atas putih" untuk mengusung Bunda HP-Arif.Setelah Partai Demokrat dan PAN serta 20 parpol non parlemen mengusung Bunda HP-Arif, maka tinggal lima parpol di parlemen yang belum menentukan sikap, yakni Partai Golkar, PKS, Hanura, PDS, dan PKPB.Kepastian Partai Demokrat dan PAN mengusung Bunda HP-Arif itu menambah jumlah pasangan kandidat yang bakal maju dalam pilkada, baik yang diusung oleh parpol maupun dari jalur perseorangan.Pasangan kandidat yang sudah memastikan diri ikut bertarung dalam Pilkada Kota Malang, adalah Dwi Cahyono-Mouh Nur Udin (perseorangan) dan Ahmad Mujais-Yunar Mulya (perseorangan).Pasangan yang diusung oleh parpol, adalah Sri Rahayu-Priyatmoko Oetomo (PDIP), Moch Anton-Sutiaji (PKB dan Gerindra), dan Heri Pudji Utami-Arif Darmawan (Partai Demokrat, PAN dan 18 parpol non parlemen).
Ditolak PDIP, istri wali kota Malang diusung 20 parpol
Pilkada Kota Malang akan berlangsung 23 Mei mendatang.
Advertisement
Rekomendasi