Pemilu 2014, Partai Amanat Nasional dapat nomor 8

Nomor itu diambil oleh Hatta Rajasa.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Pemilu 2014, Partai Amanat Nasional dapat nomor 8
pan ke kpu. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Partai Amanat Nasional (PAN) mendapat nomor urut 8 dalam acara pengundian nomor urut peserta pemilu 2014 itu, dilakukan di kantor di Kantor KPU, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Dalam pengambilan nomor tersebut, tampak Ketua Umum PAN Hatta Rajasa datang mengenakan jas warna biru. Pengambilan nomor urut untuk mengambil angka yang akan dipakai Pemilu 2014, PAN diambil oleh Sekjen PAN Taufik Kurniawan dengan mendapat nomor undian 5.Dalam pengambilan nomor urut untuk pemilu 2014, PAN mendapat nomor '8' diambil oleh Hatta Rajasa.Dalam pemilu yang digelar tahun 2004, PAN mendapatkan nomor urut 3. PAN mendapat 7.303.324 (6,4%) suara dengan 53 (9,6%) kursi. Dan pemilu 2009, PAN mendapat nomor urut 9. PAN mendapat 6.254.580 (6,0%) suara dengan 43 (7,7%) kursi.Pada Pemilu 2004, PAN mencalonkan pasangan Amien Rais dan Siswono Yudohusodo sebagai calon presiden dan wakil presiden untuk dipilih secara langsung. Tahun 2009, PAN mencalonkan sembilan capres adalah Soetrisno Bachir, Amien Rais, Bambang Sudibyo, Hatta Rajasa dan Dede Yusuf. Dan Capresnya adalah, Zulkifli Hasan, Yahya Muhaimin, Zulkifli Nurdin dan Nur Alam.Sebelumnya, Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Teguh Juwarno tidak berharap lebih untuk mendapatkan nomor urut berapa dalam peserta pemilu 2014 mendatang. Menurutnya, nomor urut berapapun adalah nomor cantik dan nikmat dari Tuhan."Semua nomor buat kami adalah nomor bagus. Apapun nomornya Insya Allah itu pilihan terbaik yang diberikan dari Yang Maha Kuasa," ujar Teguh kepada merdeka.com, Jakarta, Senin (14/1).PAN dideklarasikan di Jakarta pada 23 Agustus 1998 oleh 50 tokoh nasional di antaranya mantan Ketua umum Muhammadiyah Prof Dr H Amien Rais, Goenawan Mohammad, Abdillah Toha, Dr Rizal Ramli, Dr Albert Hasibuan, Toety Heraty, Prof Dr Emil Salim, Drs Faisal Basri, AM Fatwa, Zoemrotin, Alvin Lie Ling Piao, dan lainnya.Sebelumnya pada pertemuan tanggal 5-6 Agustus 1998 di Bogor, mereka sepakat membentuk Partai Amanat Bangsa (PAB) yang kemudian berubah nama menjadi Partai Amanat Nasional (PAN).KPU telah menetapkan 10 partai politik lolos menjadi peserta Pemilu 2014. Kesepuluh partai itu adalah, PAN, PDIP, Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Hanura, PKS, PKB, Partai NasDem, dan PPP.

Rekomendasi