Ruhut: Terkena sanksi sosial, karier politik Anas habis

Menurut Ruhut, sanksi sosial lebih buruk ketimbang sanksi pengadilan.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Ruhut: Terkena sanksi sosial, karier politik Anas habis
Anas Urbaningrum. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul kembali bersuara lantang soal Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Ruhut yakin, karier Anas di dunia politik sudah habis akibat sanksi sosial yang diberikan masyarakat.Ruhut mengatakan, opini publik telah membentuk stigma soal Anas. "Anas dan orang-orang itu (yang disebut Nazaruddin) sudah habis karier politiknya, karena masyarakat sudah memvonis mereka sebagai koruptor," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/1).Ruhut menuturkan, hukum sosial yang diberikan oleh masyarakat terhadap Anas lebih buruk ketimbang sanksi pengadilan. Karena itu, ia berharap Anas berani terus terang.

"Kalau gua lebih baik diselesaikan di pengadilan, datang ke KPK, daripada kena sanksi sosial," imbuhnya.

Anas beberapa kali dituding oleh bekas koleganya di Partai Demokrat, Nazaruddin. Menurut Nazar, Anas terlibat dalam kasus Hambalang.

Soal tudingan Nazar ini, Anas pernah diperiksa oleh KPK. Anas pun membantah tudingan Nazar tersebut.

Rekomendasi