Anas: Pejabat Malaysia hina Habibie harus diajari sopan santun

Anas berharap, pemerintah Indonesia harus bertindak tegas akan penghinaan ini.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Anas: Pejabat Malaysia hina Habibie harus diajari sopan santun
Anas: Pejabat Malaysia hina Habibie harus diajari sopan santun

Mantan menteri penerangan Malaysia Zainudin Maidin yang menyebut Presiden RI ke-3 BJ Habibie sebagai pengkhianat bangsa menuai banyak kecaman dari berbagai pihak. Mantan pejabat negeri jiran itu dinilai telah merendahkan dan menghina martabat bangsa Indonesia.Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sangat menyayangkan perbuatan seorang mantan pejabat publik setingkat menteri yang menghina tokoh yang sangat dihormati di Indonesia.Anas juga beranggapan, penghinaan itu tidak pantas dilontarkan seorang mantan menteri hanya karena konflik politik di dalam negeri."Jangan karena kompetisi politik dalam negeri, lalu dilebarkan dengan menghina Presiden Habibie. Sangat disesalkan," jelas Anas ketika dihubungi wartawan, Rabu (12/12).Menurut Anas, apa yang telah dilontarkan Zainudin itu salah alamat. Selain itu, Anas juga meminta kepada Zainudin untuk lebih dapat menghormati tokoh negara lain khususnya Indonesia."Tentunya mantan menteri Malaysia tersebut harus diajari sopan-santun oleh partainya yakni UMNO," tegas Anas.Meskipun tulisan Zainuddin bukan sikap pemerintah Malaysia, tambah Anas, akan tetapi hal tersebut jangan terlalu dibiarkan atau diabaikan. "Hal ini tidak boleh diabaikan oleh pemerintah Malaysia," imbuhnya.Untuk itu Anas berharap, pemerintah Indonesia harus bertindak tegas akan penghinaan ini. "Pemerintah Indonesia juga tidak boleh membiarkan pelecehan kepada mantan Presiden Habibie," tutur dia."Takzim dengan sikap (mantan) Presiden Habibie yang santai dan bermutu atas tuduhan sebagai 'the dog of imperalism'," pungkasnya.

Rekomendasi