Badan Kehormatan (BK) belum ambil sikap terkait peredaran video porno yang melibatkan anggota DPR Komisi IX, Karolin Margret Natasa. Sampai saat ini, BK masih menunggu hasil analisa yang dilakukan Polri."Tanggal 9 Juli kemarin kita kirimkan surat untuk meminta bantuan Polri dalam menganalisa," ujar Ketua BK DPR, Muhammad Prakosa ketika dihubungi wartawan, Kamis (9/8).Ada permohonan yang diajukan BK pada Polri. Pertama, meminta menganalisa digital forensik siapa wanita yang ada di video tersebut. Kedua menyelidiki siapa yang menyebarluaskan video porno itu.Politisi PDIP menambahkan, permohonan bantuan penyelidikan itu sudah mereka ajukan sejak satu bulan lalu. Namun hingga kini jawabannya belum juga diterima dari Polri."Memang seharusnya sudah ada jawaban dari pihak Kapolri. Karenakan menganalisa itu kan sebentar. Nanti setelah masa reses jika memang belum dikirim surat jawaban maka kita akan meminta jawaban melalui surat resmi dan lisan," jelas dia.Seperti diketahui, Badan Kehormatan DPR telah memeriksa kasus video mesum yang diduga melibatkan Anggota DPR Karolin Margret Natasa. Karolin sempat diperiksa selama 20 menit. Tetapi Badan Kehormatan DPR belum bisa memastikan apakah pemeran dalam video mesum itu adalah Karolin atau bukan.
BK minta Polri buka penyelidikan video porno anggota DPR
BK DPR memberikan waktu pada Polri sampai masa reses selesai, jika tidak ada mereka akan melayangkan surat resmi.
Advertisement
Rekomendasi