Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama para ulama serta tokoh agama di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3) malam. Pertemuan penting ini berlangsung selama kurang lebih tiga jam di Istana Merdeka, dimulai sekitar pukul 20.00 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang. Diskusi mendalam mengenai perkembangan situasi geopolitik global menjadi fokus utama pembahasan yang dihadiri para pemimpin agama ini.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang turut mendampingi Presiden, mengungkapkan bahwa inti dari pertemuan tersebut adalah ajakan untuk selalu menjaga persatuan bangsa. Presiden juga memaparkan secara rinci tentang situasi geopolitik internasional yang sedang terjadi.
Advertisement
Advertisement
Zulkifli Hasan menjelaskan bahwa Presiden Prabowo banyak memaparkan perkembangan situasi geopolitik global kepada para ulama dan tokoh agama yang hadir. Presiden secara tegas menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan nasional.
Dalam kondisi global yang tidak menentu dan penuh ketidakpastian, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa hal paling utama bagi Indonesia adalah menjaga persatuan. Prioritas utama pemerintah adalah melindungi seluruh tumpah darah dan rakyat Indonesia dari berbagai ancaman eksternal maupun internal.
Presiden Prabowo secara khusus mengajak para ulama dan tokoh agama untuk bersama-sama menjaga persatuan dan memperkuat kebersamaan bangsa. Hal ini krusial untuk menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks dan memerlukan solidaritas nasional.
Advertisement
Advertisement
Presiden Prabowo menjelaskan secara rinci berbagai perkembangan geopolitik internasional yang sedang berlangsung, termasuk terkait situasi konflik. Pembahasan mencakup isu-isu sensitif yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, menunjukkan kompleksitas dinamika global.
Pada acara buka puasa bersama yang penuh kehangatan ini, hadir sejumlah tokoh agama penting dari berbagai organisasi Islam terkemuka. Mereka termasuk Rais Aam Miftachul Achyar, Ketua Umum Nahdlatul Ulama, Ketua Umum Muhammadiyah Haidar Nashir, serta Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Anwar Iskandar.
Sembari menikmati hidangan berbuka puasa, Presiden Prabowo berdiskusi intens dengan para tokoh agama mengenai berbagai isu strategis. Topik yang dibahas sangat beragam, mulai dari persiapan libur Lebaran di dalam negeri hingga perkembangan dinamika geopolitik dunia yang mempengaruhi stabilitas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews