Presiden Prabowo Antar Raja Abdullah II Pulang dengan Pengawalan Jet Tempur F-16
Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengantar kepulangan Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein dari Lanud Halim Perdanakusuma, diiringi pengawalan jet tempur F-16 sebagai bentuk penghormatan, menegaskan eratnya hubungan bilateral kedua negara.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara langsung mengantar kepulangan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, dari Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu siang (15/11). Momen pelepasan ini menjadi simbol kuat kedekatan hubungan diplomatik antara kedua negara.
Pesawat kenegaraan yang membawa Raja Abdullah II mendapat pengawalan istimewa dari jet tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara, sebuah gestur kehormatan yang juga dilakukan saat kedatangan Raja sehari sebelumnya. Kedua pemimpin tiba di Lanud Halim Perdanakusuma dalam satu kendaraan yang sama sekitar pukul 12.00 WIB, menunjukkan keakraban personal.
Sebelumnya, pada Jumat (14/11), Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II telah melangsungkan pertemuan bilateral penting di Istana Merdeka, Jakarta, membahas penguatan kerja sama serta mengenang kedekatan historis. Kunjungan kenegaraan ini mempererat ikatan yang telah terjalin selama lebih dari tujuh dekade antara Indonesia dan Yordania.
Pengawalan Kehormatan dan Momen Pelepasan Raja Yordania
Prosesi pengantaran kepulangan Raja Abdullah II oleh Presiden Prabowo berlangsung khidmat di Lanud Halim Perdanakusuma. Presiden Prabowo yang mengenakan setelan safari krem dan topi biru tua, bersama Raja Abdullah II dengan seragam militer lengkap, turun dari kendaraan yang sama dan sempat berbincang singkat sebelum menyalami delegasi masing-masing negara.
Delegasi Indonesia yang hadir dalam pelepasan ini mencakup sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Kehadiran para pejabat ini menegaskan pentingnya kunjungan Raja Yordania bagi hubungan bilateral.
Pengawalan jet tempur F-16 TNI Angkatan Udara tidak hanya mengiringi kepulangan, tetapi juga menyambut kedatangan Raja Abdullah II di Indonesia. Pada Jumat (14/11), tujuh pesawat tempur F-16 dan tiga pesawat tempur T-50 milik TNI AU mengawal pesawat kenegaraan Raja saat memasuki wilayah udara Indonesia, menunjukkan bentuk penghormatan tertinggi dari Pemerintah Indonesia.
Penguatan Hubungan Bilateral dan Ikatan Personal Antar Pemimpin
Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II di Istana Merdeka pada Jumat (14/11) menjadi inti dari kunjungan kenegaraan ini. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan antara Indonesia dan Yordania telah terjalin erat selama lebih dari tujuh dekade, melampaui sekadar hubungan diplomatik.
Presiden Prabowo juga mengenang kedekatan personalnya dengan keluarga Kerajaan Yordania, khususnya mendiang Raja Hussein. "Di sisi lain, seperti yang Anda tahu, saya memiliki ikatan emosional dengan Yordania, Yang Mulia Raja Hussein dengan ramah menerima saya. Saya rasa saya lupa berapa tahun yang lalu, hampir 29 tahun, ya, sedekat itu hubungan kami," tutur Presiden Prabowo, menggambarkan eratnya jalinan tersebut.
Raja Abdullah II pun membalas sentimen tersebut, mengenang kedekatan mereka sejak masih bertugas sebagai prajurit. Menurutnya, pengalaman tersebut telah membentuk karakter kepemimpinan yang penuh kepedulian dan keberanian. "Jadi saya bangga dan terhormat berada di sini, bangga dan terhormat menyebut Anda sebagai sahabat lama saya," ungkap Raja Abdullah II, menegaskan ikatan persahabatan yang mendalam.
Penghargaan dan Penutup Kunjungan Kenegaraan
Dalam kesempatan istimewa ini, Presiden Prabowo Subianto menerima penghargaan "The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance)" dari Raja Abdullah II. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas kontribusi dan hubungan baik yang telah terjalin antara kedua negara serta para pemimpinnya.
Penganugerahan penghargaan tersebut menjadi salah satu puncak dari rangkaian kunjungan kenegaraan Raja Yordania ke Indonesia. Momen ini memperkuat citra Indonesia sebagai mitra penting bagi Yordania di kancah internasional.
Rangkaian kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II di Indonesia ditutup dengan jamuan santap malam kenegaraan. Acara ini menjadi penanda berakhirnya agenda resmi, sekaligus mempertegas kehangatan hubungan diplomatik dan persahabatan yang telah lama terjalin antara kedua negara dan pemimpinnya.
Sumber: AntaraNews