Prabowo: Saya Tidak Mengkritik TNI

Minggu, 31 Maret 2019 00:58 Reporter : Nur Habibie
Prabowo: Saya Tidak Mengkritik TNI Debat Keempat Pilpres 2019. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak mengkritik TNI saat debat capres. Namun hanya menginginkan anggaran pertahanan dan keamanan ditingkatkan. menurutnya, ini untuk menjamin wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap aman.

"Saya tidak mengkritik TNI, saya mau anggaran pertahanan ditingkatkan, jangan diputar balik," kata Prabowo usai debat capres di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3) malam.

Dia tidak merinci anggaran yang tepat diberikan untuk pertahanan Indonesia karena belum terpilih menjadi presiden. Namun Prabowo menjelaskan, jika kebocoran anggaran Indonesia sebesar Rp 1.000 triliun bisa tekan, maka bisa digunakan memperbaiki kehidupan masyarakat termasuk meningkatkan anggaran pertahanan.

"Kalau kita bisa hemat, bisa digunakan untuk perbaikan kehidupan bangsa Indonesia. Lembaga pemerintah diperbaiki, lu dengar kan gua ngomong tadi," ujarnya.

Wakil Ketua Umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo, Priyo Budi Santoso juga membela Prabowo. Menurutnya, Prabowo bukan tidak percaya pada TNI namun mengkritik beberapa jenderal TNI, para pejabat kabinet pemerintahan Jokowi yang memberikan laporan asal bapak senang.

"Alat pertahanan kita sudah banyak yang ketinggalan zaman, Sampai ada laporan 20 tahun tidak ada ancaman, ini merupakan laporan yang membahayakan ketika pemimpin tertinggi terhipnotis masalah itu kemudian menganggap enteng terhadap ancaman negara asing," jelasnya.

Menurut Priyo, yang disampaikan Prabowo ada benarnya. Negara lain memandang Indonesia sebelah mata karena pertahanan negara lemah.

"Pada saat saya jadi wakil ketua DPR, itu negara lain setengah dan anggap enteng, karena memang ada alat pertahanan kita sudah ketinggalan zaman. Jika Pak prabowo memimpin membuat alutsista disegani, tanpa melupakan prioritas membangun ekonomi kerakyatan."

Sebelumnya, dalam debat capres, Prabowo Subianto, mengatakan di bidang pertahanan dan keamanan saat ini lemah dikarenakan kecilnya anggaran.

"Di bidang pertahanan keamanan kita terlalu lemah, anggaran kita terlalu kecil, ini akan kita perbaiki," kata Prabowo.

Prabowo dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan akan memelihara hubungan baik dengan semua negara. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini