Politisi PDIP Tak Yakin Polri Netral: Kapolri Orang Dekat Jokowi, Gibran Sekarang Cawapres

Sigit merupakan Kapolres Solo saat Jokowi menjadi wali kota. Ia juga merupakan mantan ajudan Jokowi.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Politisi PDIP Tak Yakin Polri Netral: Kapolri Orang Dekat Jokowi, Gibran Sekarang Cawapres
Politisi PDIP Tak Yakin Polri Netral: Kapolri Orang Dekat Jokowi, Gibran Sekarang Cawapres (Merdeka.com)


Politisi PDIP Tak Yakin Polri Netral: Kapolri Orang Dekat Jokowi, Gibran Sekarang Cawapres

 Trimedya yakin sulit anggota Polri untuk netral.

Anggota Komisi III DPR F-PDIP Trimedya Panjaitan tidak yakin Mabes Polri bakal netral di Pemilu 2024.

Anggota Komisi III DPR F-PDIP Trimedya Panjaitan tidak yakin Mabes Polri bakal netral di Pemilu 2024.
Dok. Istimewa

Sebabnya adalah kedekatan Presiden Joko Widodo dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sigit merupakan Kapolres Solo saat Jokowi menjadi wali kota. Ia juga merupakan mantan ajudan Jokowi.

merdeka.com


"Kita bisa meyakini, walaupun kita yakin pada Saudara Kabarhakam. Kalau seandainya benar-benar netral ya sulit juga lah, kalau kita mau jujur Kapolri bagaimana latar belakangnya dulu dari ajudan sampai dengan Kapolri," kata Trimedya saat rapat kerja Komisi III dengan Mabes Polri di DPR, Jakarta, Rabu (15/11).

merdeka.com

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat ini putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka maju sebagai calon wakil presiden. Maka itu Trimedya yakin sulit anggota Polri untuk netral.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Sementara anak Presiden yang jadi cawapres sekarang ini, kita jelas-jelasan saja bicaranya," kata politikus PDIP ini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Trimedya pun mengusulkan Polri mengeluarkan surat telegram tentang netralitas secara umum. Supaya tidak terkesan memihak kepada salah satu pasangan calon presiden.


"Jadi kami mengusulkan supaya tidak terjadi kesannya Polri ini pemadam kebakaran, ada maslaah keluar TR, ada masalah keluar TR netralitas apa segala macam. Karena dari dua TR itu yang saya baca dan saya kira itu ada di medsos semuanya, itu menyangkut Pasuruan karena PDIP, menyangkut Solo karena PDIP, nah partai lain kan juga pasti akan ngalami," jelasnya.

merdeka.com


Selain itu, Trimedya mengusulkan untuk dibentuk Panja netralitas Polri. Seperti dilakukan Komisi I dengan membentuk Panja pengawasan netralitas TNI saat pemilu.

"Dari peristiwa-peristiwa ini, mengikuti apa yang disampaikan oleh Komisi I itu sudah terjadi di Komisi I, mereka membuat Panja Pengawasan Netralitas TNI. Saya kira Komisi III juga, kami mengusulkan saudara Ketua kita buat Panja Pengawasan Netralitas Polri ya," ujarnya.




Rekomendasi