Perjalanan panjang Jokowi memilih Ma'ruf Amin sebagai cawapres hingga daftar ke KPU

Jumat, 10 Agustus 2018 18:34 Reporter : Wisnoe Moerti
Jokowi-Maruf Amin Daftar Capres Pilpres 2018. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Bakal calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) dan bakal calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (10/8). Jokowi-Ma'ruf yang diusung sembilan partai politik ini menggunakan kendaraan hias berlogo Pancasila. Mereka diantar para ketua umum parpol dan simpatisan serta relawan. Keduanya siap berlaga di pertarungan Pemilihan Presiden 2019.

Berikut perjalanan panjang Jokowi memilih cawapresnya hingga mendaftar ke KPU:

Sabtu, 7 Juli 2018
Bakal calon Presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan nama calon pasangannya pada Pilpres 2019 mendatang dalam waktu dekat. Jokowi menyebut nama calon Wakil Presiden yang akan mendampinginya saat Pilpres mendatang sudah dikantonginya. Namun, mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih merahasiakan.

Senin, 9 Juli 2018
Presiden Jokowi dikabarkan sudah mengantongi 10 nama cawapres. Nama-nama itu telah disampaikan kepada ketua umum partai pendukungnya. Ketum PPP Romahurmuziy memberi bocoran, dari 10 nama itu ada figur politisi, ada figur cendekiawan, purnawirawan TNI Polri dan kalangan teknokrat dan profesional.
Dari unsur ulama, muncul nama KH Ma'ruf Amin dan Din Syamsudin. Sedangkan dari figur teknokrat muncul nama Sri Mulyani dan Susi Pudjiastuti. Kemudian dari figur akademisi muncul Mahfud MD, dari figur purnawirawan TNI muncul Moeldoko dan dari figur pengusaha muncul nama Chairul Tanjung. Dari figur politisi ada nama Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy.

Sabtu, 14 Juli 2018
Presiden Jokowi dan memberi bocoran salah satu nama cawapresnya. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin masuk dalam lima nama yang sedang digodok untuk mendampinginya.

Senin, 23 Juli 2018
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang makan malam enam ketua umum partai politik pendukungnya di Istana Bogor, Senin (23/7). Enam partai politik yakni PDIP, PKB, PPP, Partai Golkar, Partai Hanura, dan Partai NasDem hadir. Mereka menyatakan solid mendukung Joko Widodo atau Jokowi untuk Pilpres 2019. Selain itu mereka juga sudah satu suara terkait nama calon wakil presiden atau cawapres yang akan mendampingi Jokowi.

Sabtu, 28 Juli 2018
Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan Ketua Umum partai politik. Kali ini, Jokowi mengundang Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo, Ketum PSI Grace Natalie, dan Ketum PKPI Diaz Hendropriyono. Pertemuan digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Selasa 31 Juli 2018
Presiden Joko Widodo menggelar pertemuan dan makan bersama sembilan sekjen partai pendukungnya di Restoran Grand Garden Bogor, Selasa (31/7). Ada arahan khusus dari Jokowi ke para sekjen. Arahan itu diungkapkan oleh Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto usai pertemuan tersebut.
Jokowi telah mengerucutkan 1 dari 3 nama yang berkembang belakangan ini. Nama itu dikonsultasikan kepada sembilan sekjen partai pendukung. Namun nama cawapres pilihan Jokowi masih belum terbuka.

Sabtu, 4 Agustus 2018
20.27 WIB
Para Sekretaris Jenderal partai politik pendukung Jokowi, malam ini berkumpul di Gedung Djoeang, Jakarta Pusat, tepatnya pada sebuah ruangan di Dewan Harian Nasional 45. Mereka bertemu selama dua jam dan menyepakati struktur tim kampanye. Selain menyepakati struktur tim kampanye, para Sekjen juga membahas rancangan Nawacita kedua. Namun mereka tak membahas soal Cawapres. Sebab, soal cawapres telah dibahas para ketua umum parpol.

17.20 WIB
Jokowi memberikan arahan dalam rapat umum relawan Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat. Selain dihadiri ribuan relawan, turut hadir juga sejumlah tokoh nasional dalam acara ini. Di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan mantan Kapolda Jawa Barat, Anton Charliyan.

Senin, 6 Agustus 2018
20.34 WIB
Sembilan perwakilan sekjen koalisi Joko Widodo menggelar pertemuan di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat malam ini. Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan ini akan merampungkan struktur tim pemenangan Joko Widodo di Pilpres 2019.

Selasa, 7 Agustus 2018
16.00 WIB
Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkfli Hasan menyambangi Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa (7/8). Dia bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan Zulkifli dan Jokowi berlangsung tertutup. Ketua MPR itu datang ke Istana Presiden melalui pintu Wisma Negara atau pintu yang biasanya dilewati oleh tamu yang datang secara 'diam-diam'. Usai bertemu Jokowi, sekitar pukul 16.40 WIB, Zulhas langsung masuk ke dalam mobilnya.

Rabu, 8 Agustus 2018

15.00 WIB
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin, bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Namun, pertemuan ini berlangsung tertutup. Ma'ruf terlihat keluar dari pintu samping Istana Merdeka, sekitar pukul 15.30 WIB. Saat disapa, Ma'ruf enggan memberikan pernyataan soal pertemuannya dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan.

18.09 WIB
Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa dirinya telah mengantongi nama calon wakil presiden yang akan mendampinginya di Pilpres 2019 mendatang. Menurutnya, cawapresnya berinisial M.
Sejauh ini, ada tiga nama kuat cawapres Joko Widodo. Mereka adalah mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Moeldoko, mantan Ketua MK Mahfud MD dan Ketua MUI Ma'ruf Amin. Jusuf Kalla (JK) juga sempat masuk, tapi terganjal aturan karena sudah dua kali menjadi wapres, meskipun aturan itu sedang digugat di MK.

18.21 WIB
Ketua MUI yang juga Rais 'Aam PBNU Ma'ruf Amin dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj menggelar pertemuan tertutup dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (8/8) sore. Tampak hadir pengurus PBNU lain seperti Helmy Faishal Zaini dan Saifullah Yusuf. Pertemuan ini digelar setelah Said Aqil Siradj bertemu Presiden Joko Widodo di Istana
PBNU mengeluarkan pernyataan keras. Jika cawapres Jokowi bukan dari NU, maka warga Nahdiyin tak memiliki tanggung jawab dan tak perlu bekerja keras untuk memenangkan capres petahana.

21.35 WIB
Jokowi mengirim utusan ke rumah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, utusan Jokowi untuk membahas teknis pendaftaran capres-cawapres ke KPU. Namun, tak disebutkan namanya. Megawati juga menerima Puan Maharani dan Pramono Anung. Yang memberikan laporan tak jauh berbeda.

Kamis, 9 Agustus 2018
12.36 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla selama 20 menit di kantor Wapres, Jalan Merdeka Utara, Kamis (9/8). Dalam pertemuan tersebut, Jokowi meminta restu JK. Dalam pertemuan tersebut JK juga diberitahu siapa yang akan menjadi cawapresnya.

16.14 WIB
Nama Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD masih menjadi yang terkuat dan dikabarkan menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo. Mahfud mengaku mendapat panggilan saat ditunjuk oleh Jokowi untuk berpartisipasi di Pilpres 2019.
Mahfud menceritakan, kabar dirinya akan segera ditunjuk menjadi bakal Cawapres pertama kali diberitahu oleh Mensesneg Pratikno. Bahkan, dia diminta untuk mempersiapkan CV dan baju untuk pendaftaran ke KPU pada Jumat (10/8).

18.30 WIB
Bakal capres petanana Joko Widodo (Jokowi) memutuskan Ketua MUI KH Ma'ruf Amin sebagai bakal calon wakil presiden yang mendampinginya di Pilpres 2019. Keputusan itu diambil setelah Jokowi menggelar rapat finalisasi bersama sembilan ketum dan sekjen parpol koalisi di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta, Kamis (9/8). [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini