Survei teranyar antara Ganjar dan Prabowo bersaing ketat
Elektabilitas Bacapres Ganjar Pranowo terus menunjukkan tren peningkatan, berdasarkan hasil riset beberapa lembaga survei. PDI Perjuangan menilai, hal itu disebabkan literasi politik masyarakat yang semakin membaik.
"Ganjar tertinggi seiring dengan literasi politik masyarakat yang meningkat. Apabila kesadaran sejarah membaik, orang paham latar belakang calon bagus, Ganjar akan unggul. Dia rapornya masih bagus," kata Politikus PDIP, Hendrawan Supratikno, Jumat (11/8).
Advertisement
Advertisement
Kuncinya, meyakinkan rakyat di akar rumput.
Advertisement
"Tak bisa diam, tetapi harus bergerak. Kita bergerak dengan membawa data, menjelaskan serta meyakinkan rakyat," kata Hasto.
Advertisement
Survei teranyar, Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan, elektabilitas Ganjar dan Prabowo Subianto sama kuat. Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menjelaskan, jika pilpres dilaksanakan pada saat survei dilakukan. Dua nama teratas, Prabowo dan Ganjar, sama kuat dalam berbagai simulasi.
Dalam simulasi top of mind elektabilitas Prabowo di angka 30,4 persen. Sedangkan Ganjar di angka 30,6 persen.
"Sementara dalam simulasi banyak nama semi terbuka, Prabowo memperoleh dukungan sebanyak 36 persen, sedangkan Ganjar 36,4 persen. Keduanya juga sama kuat dalam simulasi pilpres empat dan tiga nama," ujar Djayadi.
Advertisement
Kemudian, jika yang bersaing adalah Prabowo, Ganjar, Anies, dan Puan Maharani. Maka hasilnya, Prabowo 38,8 persen, Ganjar 38,9 persen, Anies Baswedan 14,8 persen , dan Puan 0,3 persen.