Ketum PAN Ogah Tanggapi Kekosongan Menteri KKP Usai Edhy Prabowo Ditahan KPK

Jumat, 27 November 2020 09:20 Reporter : Arie Sunaryo
Ketum PAN Ogah Tanggapi Kekosongan Menteri KKP Usai Edhy Prabowo Ditahan KPK Zulkifli Hasan. ©2018 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) enggan menanggapi kekosongan Kementerian Kelautan dan Perikanan pasca-penangkapan Edhy Prabowo oleh KPK, Rabu dini hari lalu. Zulhas mengaku ingin lebih berkonsentrasi ke partai.

"Saya ngurus internal saja ini. Soal itu urusan pemerintah," ujar Zulhas saat ditemui di Solo, Jumat (27/11).

Saat ditanyakan apakah ada kader PAN yang akan diajukan sebagai menteri menggantikan Edhy Prabowo sebagai Menteri KKP, Zulhas kembali enggan menanggapi.

"Saya mengurus internal PAN saja. Enggak ikut mengurusin masalah pemerintahan," tandasnya.

"Ngurus PAN saja. Ngurus Pilkada. Bagaimana mas Gibran menang, begitu saja," katanya lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan Menteri KKP Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster atau benur. Selain Edhy, KPK juga menetapkan 6 tersangka lainnya. Edhy menyatakan mundur sebagai menteri dan Waketum Gerindra. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini