Gubernur Sumut Dorong Penguatan Diplomasi Maritim Global Melalui Kartika Jala Krida AAL

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mendorong penguatan diplomasi maritim global melalui program Kartika Jala Krida AAL, membangun hubungan baik antar-kadet lintas negara demi stabilitas global.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Gubernur Sumut Dorong Penguatan Diplomasi Maritim Global Melalui Kartika Jala Krida AAL
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mendorong penguatan diplomasi maritim global melalui program Kartika Jala Krida AAL, membangun hubungan baik antar-kadet lintas negara demi stabilitas global. (AntaraNews)

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, secara aktif mendorong penguatan diplomasi maritim global. Inisiatif ini melibatkan para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) TNI dan kadet dari berbagai negara di dunia.

Dorongan ini disampaikan Bobby Nasution saat menerima kunjungan Satuan Tugas Kartika Jala Krida 2026 di Kantor Gubernur pada Senin. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membahas dampak positif dari hubungan antar-kadet lintas negara.

Bobby Nasution menekankan bahwa hubungan baik lintas negara ini diharapkan dapat membawa keputusan dan kebijakan penting. Hal ini pada gilirannya akan berdampak signifikan terhadap stabilitas dan ketenteraman global di masa depan.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I, Laksamana Muda TNI Deny Septiana, menegaskan bahwa Kartika Jala Krida mengemban misi diplomasi maritim. Program ini merupakan pelayaran muhibah dan misi diplomasi TNI AL secara khusus, serta Indonesia secara umum, ke berbagai negara sahabat.

Dalam program ini, para taruna AAL melaksanakan praktik pelayaran sambil menjalankan peran sebagai duta bangsa. Mereka bertugas memperkenalkan budaya Indonesia dan mempererat hubungan persahabatan dengan negara-negara yang disinggahi.

Selain misi pelayaran, para taruna juga akan mengikuti berbagai kegiatan sosial dan budaya di setiap daerah singgah. Aktivitas ini memperkaya pengalaman mereka sekaligus memperkuat ikatan antarbudaya.

Gubernur Bobby Nasution menyampaikan apresiasi tinggi kepada TNI AL karena telah memilih Sumatera Utara sebagai salah satu titik persinggahan penting. Kehadiran Satuan Tugas Kartika Jala Krida 2026 di Sumut menjadi kehormatan tersendiri bagi wilayah tersebut.

Sebanyak 76 taruna AAL TNI dan 56 kadet mancanegara dari berbagai negara, termasuk Jepang, Singapura, Korea Selatan, Pakistan, Kanada, Kenya, Filipina, Prancis, Australia, Uni Emirat Arab, Kamboja, Malaysia, dan Inggris, mengikuti pelatihan ini.

Selama berada di Sumatera Utara, para kadet tidak hanya menjalankan misi pelayaran, tetapi juga melaksanakan kegiatan bakti sosial. Inisiatif ini menunjukkan komitmen mereka terhadap kontribusi positif di masyarakat lokal.

Para taruna AAL TNI dan kadet mancanegara ini diketahui berangkat dari Surabaya, Jawa Timur, pada Maret lalu. Mereka akan menempuh perjalanan panjang selama 124 hari, melintasi berbagai samudra dan negara.

Rute pelayaran mencakup beberapa negara penting seperti Colombo, Singapura, Vietnam, China, Korea Selatan, Rusia, Jepang, Filipina, dan Sulawesi Utara, sebelum kembali ke Surabaya.

Bobby Nasution berharap hubungan baik yang terjalin antar-kadet lintas negara ini dapat membawa keputusan dan kebijakan penting di masa depan. Hubungan semacam ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada ketenteraman global.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi