Gerindra Gabung Jokowi, NasDem Khawatir Tak Ada Kritik ke Pemerintah

Sabtu, 12 Oktober 2019 14:32 Reporter : Merdeka
Gerindra Gabung Jokowi, NasDem Khawatir Tak Ada Kritik ke Pemerintah Anggota Komisi IX DPR Irma Suryani. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago khawatir jika Partai Gerindra masuk ke dalam Koalisi Indonesia Kerja jilid II Joko Widodo-Maruf Amin, maka akan menjadi parlemen jalanan. Hal tersebut diungkapkan Irma berdasarkan kondisi Indonesia saat ini.

"Kita bisa lihat contoh nyata di depan kita adalah demo mahasiswa dan rakyat kemarin. Kalau semua parpol berada dalam satu kubu yang namanya koalisi pemerintah, maka kemudian siapa yang akan melakukan check and balance? Ini akan menjadi parlemen jalanan nanti kalau semuanya ada di pemerintah," katanya dalam diskusi di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (12/10).

Namun, menurutnya, masuk atau tidaknya Gerindra ke dalam kabinet pemerintahan tergantung keputusan Jokowi-Maruf. Meski sejatinya, dia menilai, Jokowi-Maruf juga harus berdiskusi lebih jauh kepada partai koalisi jika ingin membawa Gerindra ke dalam koalisi.

"Jadi begini, untuk bisa masuk menjadi bagian dari koalisi, tentunya itu presiden pasti akan berbicara dengan partai-partai koalisi. Soal kemudian apakah Gerindra masuk atau tidak, itu juga akan diputuskan oleh kawan-kawan koalisi secara bersama-sama. Yang pasti itu juga merupakan kebijakan presiden yang akan presiden komunikasikan dengan partai-partai politik," ujarnya.

Irma menjelaskan, sistem demokrasi di Indonesia akan lebih baik jika ada partai yang oposisi. Setidaknya, partai oposisi tersebut bisa menyeimbangkan pemerintahan Jokowi-Maruf selama lima tahun ke depan.

"Bagi NasDem, untuk bisa membangun Indonesia ke depan menjadi lebih baik itu harus ada check and balance. Harus ada kontrol. Maka kemudian NasDem selalu berpikir bahwa ada check and balance yang dilakukan oleh partai oposisi," terangnya.

Meski demikian, jika nantinya Jokowi membawa memberikan kursi menteri kepada Gerindra, dia menyatakan Nasdem mau tak mau akan menerimanya. Sebab, menurut dia, Nasdem mendukung Jokowi tanpa syarat.

"NasDem selalu ingin menyampaikan Nasdem mendukung Pak Jokowi itu tanpa syarat dan mahar," tutupnya.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Gerindra Pilih Koalisi atau Oposisi? Klik di Sini! [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini