Geramnya orang sekeliling Jokowi tanggapi kritik Prabowo

Jumat, 26 Oktober 2018 06:35 Reporter : Syifa Hanifah
Geramnya orang sekeliling Jokowi tanggapi kritik Prabowo jokowi umumkan tim sukses. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Capres Prabowo Subianto belakangan makin gencar mengkritisi pemerintahan Jokowi. Apalagi pada musim kampanye seperti sekarang ini. Kritik Prabowo makin tajam.

Kritik-kritik Prabowo langsung membuat orang sekeliling Presiden Jokowi gerah. Orang-orang dekat Jokowi itu kemudian menyerang balik atas kritik Prabowo tersebut.

Berikut kritik dari kubu Jokowi pada Prabowo:

1 dari 4 halaman

Luhut: Kita enggak bego

Luhut Pandjaitan di Makassar. ©2017 merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjadi orang terdepan menjawab kritikan negatif yang dilontarkan Prabowo kepada Jokowi. Contohnya saat Prabowo mengatakan utang pemerintah Indonesia saat ini terus meningkat menjadi sekitar Rp 9.000 triliun. Luhut menilai Prabowo tidak mengerti mengenai utang pemerintah.

"Kalau enggak ngerti, gak usah diomongin lah. Kita (pemerintah) gak bego-bego amat," kata Menko Luhut.

Prabowo juga pernah mengkritik soal mahalnya biaya proyek LRT. Mendengar itu, Luhut berang. "Sudah ada datanya kalau kita rata-rata Rp 400 miliar per Km, di tempat lain ada Rp 600 miliar bahkan ada yang Rp 1 triliun, tergantung, kalau elevated pasti lebih mahal, tergantung tinggi elevasinya berapa, murah mahalnya," kata Luhut.

2 dari 4 halaman

Bicara by data, bukan by nyeplos

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. ©2018 Merdeka.com

Capres Prabowo Subianto menyebut ketimpangan ekonomi masih terjadi di pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Akibatnya, 99 persen rakyat Indonesia masih hidup pas-pasan. Menanggapi itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, pernyataan Prabowo tidak berbasis data dan fakta. Mantan Panglima TNI ini berharap, Prabowo mencari data yang jelas sebelum mengomentari kondisi ekonomi bangsa. Sebagai tokoh politik, sangat tidak etis Prabowo berbicara tanpa data yang valid.

"Kita bicara by data, bukan by nyeplos. Kita ini kan dikontrol semua orang. Kalau pemerintah bicara sembarangan, enggak bisa. Karena dikontrol oleh semua. Bank dunia atau semuanya ya ngetawain. Kalau ngomongnya enggak by data, tapi by perasaan ya," kata Moeldoko.

3 dari 4 halaman

Jawab kritikan soal ugal-ugalan

Tim Kampanye Nasional ke rumah Ical. ©2018 Liputan6.com/Herman Zakharia

Capres Prabowo juga pernah mengkritik pemerintah dalam pengelolaan negara. Prabowo menilai, pemerintah sekarang ugal-ugalan dalam mengelola negara.

Sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir angkat bicara terkait kritik Prabowo. Menurutnya, Jokowi bukanlah bagian dari elite sebagaimana yang kerap disampaikan Prabowo. Jokowi, kata Erick, merupakan rakyat biasa yang kemudian dipercaya menjadi pemimpin. "Beliau benar-benar dari bawah. Bisa dipercaya oleh rakyat yang memang memikirkan rakyat menjadi pimpinan negara ini," ujar Erick.

4 dari 4 halaman

Utang Indonesia masih aman

Gaya casual Sri Mulyani. ©Instagram/Sri Mulyani

Tak hanya Luhut, Menkeu Sri Mulyani juga pernah menanggapi kritik dari Prabowo. Terutama kritikan tentang utang pemerintah.

Sri Mulyani memastikan pemerintah akan menjaga keuangan negara dengan baik. "Yang saya ingin komentari, pemerintah itu tetap akan menjaga pengelolaan keuangan negara dan APBN secara hati-hati yaitu ikuti perundang-undangan, mengikuti indikator kesehatan keuangan. Jadi kami bisa menjaganya secara baik," ujar Sri Mulyani. [has]

Baca juga:
Geramnya orang sekeliling Jokowi tanggapi kritik Prabowo
Polemik iklan Jokowi-Ma'ruf, timses minta perjelasan citra diri ke Bawaslu
Erick Thohir soal politisi 'sontoloyo': Jokowi tak ingin rakyat dibohongi
Temui Ketua Bawaslu, TKN Jokowi-Ma'ruf tak bahas dugaan pelanggaran kampanye
Eggy Sudjana minta Jokowi tegas siapa politikus 'sontoloyo'

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini