Kelompok Pemuda Serang Angkringan di Padangsidempuan, 1 Orang Dibacok

Setelah terlibat pertikaian, kelompok pemuda itu kembali dengan membawa lebih banyak orang dan senjata tajam.

Tim Regional
Oleh Tim Regional - Reporter
Kelompok Pemuda Serang Angkringan di Padangsidempuan, 1 Orang Dibacok
Korban pembacokan kelompok pemuda saat mendapatkan perawatan medis. (Liputan6.com/ Reza Efendi)

Keadaan damai di sebuah angkringan tiba-tiba berubah menjadi mencekam. Sekelompok pemuda yang berandal melakukan serangan brutal terhadap warung angkringan yang terletak di Jalan Merdeka, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Akibat dari penyerangan yang menggunakan senjata tajam ini, seorang karyawan angkringan harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka parah yang memerlukan puluhan jahitan akibat bacokan.

Pemilik angkringan, Mukti Harahap, menjelaskan bahwa insiden ini bermula ketika tiga pemuda datang dengan sepeda motor tanpa alasan yang jelas. Sesampainya di lokasi, mereka langsung melontarkan kata-kata kasar dan intimidasi kepada para pekerja.

"Setibanya di angkringan, mereka melontarkan kata-kata kasar dan bernada intimidasi kepada pekerja," ungkap Mukti pada Selasa (28/7/2026).

Karena merasa tidak terima dengan perlakuan yang tidak menyenangkan itu, salah satu pekerja angkringan mencoba untuk menegur para pelaku. Namun, cekcok mulut pun terjadi di antara mereka, dan tak lama setelah itu, para pemuda tersebut kembali dengan membawa lebih banyak orang serta senjata tajam dan batu.

Kedatangan kelompok yang agresif ini membuat pengunjung panik dan berlarian untuk menyelamatkan diri. Sayangnya, Reza Azhari, salah satu karyawan angkringan, menjadi sasaran amukan dan dibacok secara brutal oleh kelompok tersebut.

"Akibatnya, korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Padangsidimpuan karena mengalami luka bacok 25 jahitan," jelas Mukti dengan nada yang penuh kepedihan.

Mukti menegaskan bahwa ia tidak mengenal para pelaku dan merasa tidak pernah memiliki masalah dengan siapa pun sebelumnya. Selain itu, penyerangan ini juga merusak fasilitas angkringan, yang mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Ia berharap pihak kepolisian segera menyelidiki dan menangkap semua pelaku yang terlibat dalam aksi kriminal ini. Menanggapi kejadian tersebut, Kasi Humas Polres Padangsidimpuan, AKP Ida Meri, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat dan mengamankan sejumlah terduga pelaku.

"Ada empat orang yang sudah diamankan. Saat ini mereka sedang menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Padangsidimpuan," tutup Ida saat dihubungi melalui telepon.

Rekomendasi