Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung sikap Universitas Gajah Mada (UGM) yang menolak memfasilitasi peluncuran buku 'Jokowi's White Paper' di Hotel UGM. PSI menilai UGM sudah sepantasnya menolak memfasilitasi acara yang diinisiasi trio Roy Suryo, Rismon Sianipar dan Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa.
"Penyelenggara jelas melecehkan UGM karena menutupi tujuan dan substansi acara. Mereka berbohong. Maka sangat pantas UGM, sebagai pemilik tempat, menolak memfasilitasi acara tersebut," ujar juru bicara PSI Wiryawan, Selasa (19/8).
Dikatakan Wiryawan, UGM tidak mendapat informasi yang benar perihal acara. Pihak UGM baru menerima informasi valid bahwa acara sebenarnya adalah peluncuran buku "Jokowi’s White Paper" belakangan. Sehingga berbeda dengan keterangan awal saat pemesanan tempat.
"Jelas pihak penyelenggara beritikad tidak baik dengan menyembunyikan informasi. Kerja sama semestinya digelar dengan sikap saling menghormati, berlandaskan itikad baik," kata Wiryawan.
Advertisement
Acara Peluncuran Buku Dibatalkan
Roy Suryo, Rismon Sianipar dan dokter Tifa membuat buku berjudul Jokowi's White Paper. Buku ini diluncurkan perdana pada Senin (18/8). Buku bersampul putih dengan tebal mencapai hampir 700 halaman ini memiliki judul lengkap Jokowi's White Paper: Kajian Digital Forensik, Telematika dan Neuropolitika atas Keabsahan Dokumen dan Perilaku Kekuasaan.
Buku karya Roy Suryo, Rismon dan dokter Tifa ini berisikan hasil analisa ilmiah kolaboratif dalam mengusut keaslian ijazah milik Presiden RI ke 7 Joko Widodo atau Jokowi.
Sejumlah tokoh hadir dalam soft launching buku ini di antaranya ada Said Didu, Jenderal Tyasno Sudarto hingga Refly Harun. Dalam acara soft launching buku ini sempat ada insiden pembatalan penyelenggaraan dari UGM selaku pemilik gedung University Club (UC) yang menjadi tempat awal acara digelar.
Usai dibatalkan, pihak penyelenggara soft launching buku Jokowi's White Paper ini memindahkannya ke Coffee Shop di UC UGM. Saat acara dimulai, listrik mendadak mati yang mengakibatkan lampu dan pendingin ruangan di Coffee Shop UC UGM mati.