Demi Kualitas Prima, Pemkab Tapin Percepat Pembenahan SAKIP Pasca Evaluasi KemenPAN-RB

Pemerintah Kabupaten Tapin bergerak cepat melakukan pembenahan SAKIP pasca evaluasi KemenPAN-RB, bertekad meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik demi masyarakat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Demi Kualitas Prima, Pemkab Tapin Percepat Pembenahan SAKIP Pasca Evaluasi KemenPAN-RB
Pemerintah Kabupaten Tapin bergerak cepat melakukan pembenahan SAKIP pasca evaluasi KemenPAN-RB, bertekad meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan publik demi masyarakat. (Merdeka.com)

Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, mengambil langkah cepat untuk mempercepat pembenahan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Langkah ini diambil menyusul sejumlah evaluasi dan rekomendasi yang diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Wakil Bupati Tapin, Juanda, di Rantau, Tapin, pada Jumat, mengungkapkan bahwa seluruh evaluasi yang direkomendasikan telah diperbaiki. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerja pemerintah daerah secara signifikan, memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komitmen Pemkab Tapin terhadap pembenahan SAKIP ini bukan hanya sekadar memenuhi standar, melainkan juga untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Hal ini menjadi prioritas utama demi mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan responsif.

Evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menjadi pemicu utama bagi Pemkab Tapin untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Rekomendasi yang diberikan KemenPAN-RB dipandang sebagai tolok ukur penting dalam peningkatan tata kelola pemerintahan daerah.

Wakil Bupati Tapin, Juanda, secara tegas meminta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tidak mengabaikan masukan tersebut. "Saya minta seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak mengabaikan masukan dari KemenPAN-RB," ujar Juanda.

Menurut Juanda, pendampingan langsung dari pusat merupakan kesempatan berharga untuk memperbaiki kelemahan yang masih ada dalam sistem akuntabilitas. Pembenahan SAKIP Tapin ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi reformasi birokrasi yang berkelanjutan.

Pemkab Tapin menegaskan bahwa tujuan utama dari pembenahan SAKIP ini tidak hanya terbatas pada pencapaian nilai evaluasi semata. Lebih dari itu, fokus utama adalah memastikan bahwa reformasi birokrasi benar-benar memberikan dampak nyata pada kualitas pelayanan publik.

Juanda menginginkan agar masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari kinerja pemerintah yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif. Kualitas pelayanan publik yang prima menjadi indikator keberhasilan dari upaya pembenahan SAKIP Tapin ini.

Setiap langkah perbaikan yang dilakukan diarahkan untuk menciptakan sistem yang mendukung efisiensi dan efektivitas. Dengan demikian, setiap program dan kebijakan pemerintah daerah dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat.

Untuk mempermudah proses pemantauan dan tindak lanjut laporan kinerja, Pemkab Tapin telah mengembangkan sebuah aplikasi SAKIP. Inovasi ini dirancang untuk memperkuat sistem kontrol internal dan memastikan akuntabilitas di setiap lini pemerintahan.

Pengembangan SAKIP tersebut juga bertujuan untuk memfasilitasi proses evaluasi secara objektif dan berkala. Sistem reward and punishment akan diterapkan secara tegas, guna mendorong peningkatan kinerja dan disiplin di kalangan aparatur sipil negara.

Melalui SAKIP 2025, Pemkab Tapin berharap dapat membangun sistem akuntabilitas yang lebih adaptif dan relevan terhadap tantangan pelayanan publik saat ini. Pembenahan SAKIP Tapin ini merupakan investasi jangka panjang untuk tata kelola pemerintahan yang lebih baik di masa depan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi