Analisis: Ridwan Kamil Butuh Kerja Keras di Jakarta, Kalau di Jabar Merem Saja Menang

Sebab di Jakarta ada nama besar Anies Baswedan yang berpotensi juga maju

Alma Fikhasari
Oleh Alma Fikhasari - Reporter
Analisis: Ridwan Kamil Butuh Kerja Keras di Jakarta, Kalau di Jabar Merem Saja Menang
Analisis: Ridwan Kamil Butuh Kerja Keras di Jakarta, Kalau di Jabar Merem Saja Menang (Merdeka.com)

Pengamat Politik Adi Prayitno menilai, Ridwan Kamil (RK) lebih besar peluang menang di Pilkada Jawa Barat ketimbang di Jakarta.

Sebab, di Jakarta terdapat lawan yang kuat yakni Anies Baswedan. 

"Satu temuan politik bahwa RK di Jawa Barat memang elektabilitasnya cukup menjulang. Jadi siapapun lawan yang akan dihadapi di Jawa Barat seperti Dedi Mulyadi atau Dedi Mizwar maupun nama-nama lain, sangat mungkin RK itu akan sangat mudah untuk memenangkan pertarungan," kata Adi Prayitno, saat dikonfirmasi, Minggu (9/6).

Adi menyarankan, kepada Partai Golkar yang saat ini menaungi RK untuk memutuskan agar gubernur incumbent tersebut maju di Pilkada Jawa Barat, bukan Pilgub Jakarta

"Secara politik sebenarnya Partai Golkar kalau mau atau RK kalau mau tidak terlampau dilema dalam Pilkada saya kira memang maju di Jabar jauh realistis, karena memang secara kalkulasi dan kekuatan politik RK kalau mau disederhanakan merem saja, tidur saja di Jawa Barat sepertinya memang sangat mungkin akan memenangkan pertarungan," jelas Adi.

"Karena di Jakarta mungkin RK akan menghadapi nama besar seperti Anies Baswedan yang tentunya membutuhkan kerja-kerja politik yang keras," sambungnya. 

Adi menilai, RK akan sangat kerja keras untuk bertarung di Pilkada Jakarta. Oleh sebab itu, dia menyarankan agar RK kembali bertarung di Pilkada Jawa Barat. 

"Kalau peta politik di Jakarta, yang punya nama besar di Jakarta yakni Anies Baswedan dan RK. Jadi sekalipun RK punya elektabilitas cukup signifikan, tapi karena lawan yamg dihadapi itu Anies maka butuh kerja keras yang lumayan ekstra," papara Adi.

Adi menambahkan, kecuali RK maju di Jakarta lawannya bukan Anies, relatif peluang RK menang menjadi lebih besar. 

“Tapi sekali lagi kalau bicara angka politik secara realistis jauh lebih mudah dan jauh realistis jika RK maju di Jawa Barat, merem saja bisa menang kalau maju di Jawa Barat," imbuhnya. 

Sebelumnya, Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) melakukan survei opini publik terkait Pilgub Jabar 2024. Hasilnya, nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil teratas berdasarkan survei SMRC.

Hasil survei SMRC dipublikasikan pada Jumat (7/6). Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Jabar yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Survei dilakukan pada 27 Mei-2 Juni 2024.

Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 810 orang. Sampel dipilih dengan metode multistage random sampling dengan jumlah proporsional.

Margin of error ±3.5% pada tingkat kepercayaan 95%. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Top of Mind Pilihan Cagub

Belum ada calon definitif dalam Pilgub Jawa Barat, oleh sebab itu, responden diberikan pertanyaan seandainya pemilihan langsung gubernur Jawa Barat dilaksanakan sekarang ini, siapa yang akan dipilih menjadi gubernur. Hasilnya sebagai berikut:

Ridwan Kamil 25,2%,
Dedi Mulyadi 16,3%
Bima Arya 1,3%
Dedi Mizwar 0,9%
Lainnya 6,1%
Tidak jawab 50,1%
Rekomendasi