Airlangga Kemungkinan Terpilih Jadi Ketum Golkar Secara Aklamasi di Munas

Rabu, 4 Desember 2019 13:14 Reporter : Merdeka
Airlangga Kemungkinan Terpilih Jadi Ketum Golkar Secara Aklamasi di Munas Jokowi buka Munas Golkar. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Airlangga Hartarto disebut akan kembali memimpin pucuk pimpinan Golkar periode 2019-2024. Bahkan diprediksi aklamasi, meski tersisa satu lawan yakni Ridwan Hisjam.

"Jika pandangan-pandangan daerah ini dan organisasi pendiri Partai Golkar menyatakan dukungan kepada Pak Airlangga satu-satunya, itulah yang akan dijadikan dasar pada sidang paripurna. Memberikan satu keputusan, nanti kecenderungannya aklamasi," kata Ketua DPP Ace Hasan di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (4/12).

Menurut loyalis Airlangga, Ridwan jika tak ada dukungan maka percuma saja. Sehingga, masih kata Ace, bisa jadi Airlangga ditetapkan malam ini.

"Kalau memang misalnya, tidak ada dukungan kepada Pak Ridwan Hisjam dan hanya kepada Pak Airlangga dukungan itu diberikan, maka saya kira Pak Airlangga yang harus ditetapkan sebagai ketua umum. Kemungkinan hari ini, walaupun penetapannya bisa dilakukan pada besok," ungkap Ace.

"Kalau dari calon tidak ada yang bisa mencapai 30 persen, dia jadi Ketum saja tidak bisa," lanjut dia.

Meski bisa ditetapkan hari ini, Ace menegaskan, Munas belum tentu bisa dipercepat. "Tidak. Tetap sesuai dengan jadwal. Munas itu kan tidak hanya memilih Ketum. Munas ini juga untuk menyempurnakan AD/ART, program dan strategi pemenangan partai, soal kaderisasi, dan pernyataan politik Golkar sebagai isu mutakhir yang akan dihadapi lima tahun ke depan," tukasnya.

1 dari 1 halaman

Dukung Jadi Ketum dan Capres

Adapun dalam rapat paripurna sesi kedua yakni dengan agenda menyampaikan pandangan umum, semua DPD I dan DPD II total sudah 11 yang menyampaikan dukungan kepada Airlangga.

Di antaranya Ketua DPD Sulawesi Utara Tety Paruntu, yang sempat mencuri perhatian dalam pemilihan kabinet. Ketua DPD Jawa Barat Deddy Mulyadi, yang disusul Ketua DPD Sumut Ahmad Doli Kurnia.

Yang menarik datang dari Ketua DPD Golkar Gorontalo, Rusli Habibie. Bukan hanya mendukung Airlangga jadi Ketum kembali, tetapi juga Capres.

"Kami akan berusaha agar beliau jadi capres. Agar kita tidak menghabiskan waktu mendorong kader lain jadi Presiden RI," kata Rusli.

Dukungan juga datang dari Ketua DPP DPD Golkar NTT Melki Lakalena, yang juga mendukung Airlangga sebagai Ketum dan Capres.

DPD Papua, Sumsel, Kalbar, Papua Barat, Bengkulu, dan Maluku Utara juga menyatakan mendukung Airlangga. Adapun rapat ditunda untuk Ishoma.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com [eko]

Baca juga:
PKS Soal Pertemuan Tokoh Golkar di Kantor Menteri Luhut: Mencederai Etika Politik
Airlangga Cerita Strategi Pulihkan Citra Golkar di Pemilu Karena Kader Kena OTT
Munas Golkar, Airlangga Paparkan Capaian Selama Jabat Ketum
Erick Thohir Apresiasi Mundurnya Bamsoet dari Caketum Golkar
Mundur Jadi Caketum, Bamsoet Ajak Pendukung Jaga Keutuhan Golkar
Airlangga Sebut Mundurnya Bamsoet Karena Campur Tangan Senior Golkar

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini