7 Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh dan Berbuah Lebat

Ingin pohon durian muda cepat besar dan subur? Simak 7 cara merawat pohon durian muda agar cepat tumbuh, mulai dari pemupukan, pemangkasan, hingga pengendalian hama.

Mabruri Pudyas Salim
Oleh Mabruri Pudyas Salim - Reporter
7 Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh dan Berbuah Lebat
Ilustrasi Pohon Durian/Gemini AI

Durian dijuluki sebagai "raja buah" dengan cita rasa khas yang digemari banyak orang. Tidak heran, semakin banyak petani maupun penghobi yang ingin membudidayakan durian di kebun maupun pekarangan rumah. Namun, menanam durian bukan sekadar menanam bibit lalu menunggu panen. Banyak petani mengeluh pohon duriannya tumbuh lambat, tinggi menjulang tetapi tidak kunjung berbuah.

Fase pertumbuhan awal (0–4 tahun) adalah periode paling kritis dalam budidaya durian. Kesalahan perawatan di usia muda bisa membuat tanaman terlambat berbuah hingga bertahun-tahun. Banyak pemula yang belum memahami teknik perawatan yang tepat untuk pohon durian muda.

Dengan perawatan yang benar sejak awal, pohon durian dari bibit okulasi bisa mulai berbuah pada usia 4–5 tahun. Ada 4 kunci utama yang harus diperhatikan: pemilihan bibit, penanaman, pemupukan, dan pemangkasan. Artikel ini akan membahas tuntas 7 cara merawat pohon durian muda agar cepat tumbuh, mulai dari persiapan lahan, penyiraman, pemupukan, pemangkasan, hingga pengendalian hama. Simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (30/7/2026).

1. Persiapan Lahan dan Penanaman yang Tepat

Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh
Ilustrasi Persiapan Lahan & Penanaman yang Tepat. Foto: AI Generated

Bersihkan lahan dari gulma, batu, dan sisa-sisa tanaman lainnya. Gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak hingga kedalaman 30–40 cm agar akar dapat berkembang dengan baik.

Idealnya, durian ditanam dengan jarak minimal 10 meter antar pohon. Jika terlalu rapat, tajuk tanaman akan saling bertemu sebelum umur empat tahun, menyebabkan sinar matahari sulit masuk dan sirkulasi udara berkurang.

Durian sangat sensitif terhadap genangan air. Akar yang terlalu lama terendam akan mudah rusak dan terserang penyakit. Jika lahan memiliki tekstur tanah liat yang sulit mengalirkan air, buatlah busut atau gundukan sebelum menanam agar air hujan cepat mengalir.

Gunakan bibit unggul hasil okulasi atau sambung pucuk (bukan dari biji) agar cepat berbuah (3–5 tahun). Pilih bibit yang sehat, batang kokoh, daun hijau segar, dan bebas hama. Bibit yang masih relatif kecil tetapi sehat lebih cepat beradaptasi karena akar masih aktif mencari ruang tumbuh baru.

2. Penyiraman yang Tepat

Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh
Ilustrasi Penyiraman yang Tepat. Foto: AI Generated

Penyiraman harus dilakukan rutin, terutama saat bibit baru ditanam. Lakukan penyiraman setiap pagi untuk menunjang proses fotosintesis. Saat musim kemarau, siram setiap hari.

Siramkan air secukupnya di sekitar area perakaran, jangan sampai menggenang. Hindari genangan air yang bisa merusak akar. Longgarkan sedikit tanah di sekitar batang (tapi jangan terlalu dekat dengan akar utama) agar air cepat meresap dan akar bisa "bernapas".

Walaupun durian membutuhkan air, air tidak boleh menggenang di area budidaya karena dapat mengganggu tanaman. Pada musim hujan, kurangi penyiraman dan pastikan drainase berjalan baik.

3. Pemupukan yang Terukur dan Berimbang

Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh
Ilustrasi Pemupukan yang Terukur & Berimbang. Foto: AI Generated

Pemupukan adalah kunci utama agar pohon durian muda cepat tumbuh. Pemupukan dilakukan sesuai fase pertumbuhan tanaman.

Jenis Pupuk dan Dosis Berdasarkan Usia

  • Usia 0–1 tahun: NPK 15-15-15 atau 16-16-16 dengan dosis 60–90 gram per pohon.
  • Usia 1 tahun: NPK (tinggi nitrogen) dengan dosis 500 gram per pohon.
  • Usia 2 tahun: NPK (berimbang) dengan dosis 1 kg per pohon.
  • Usia 3 tahun: NPK dengan dosis 1,5 kg per pohon.
  • Usia 4 tahun: NPK dengan dosis 2 kg per pohon.

Catatan: Dosis di atas adalah per tahun. Pemupukan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun, bukan sekaligus.

Jenis Pupuk Berdasarkan Fase

  • Fase Vegetatif (0–2 tahun): Fokus pada pupuk dengan kandungan nitrogen (N) tinggi untuk merangsang pertumbuhan daun, batang, dan tajuk.
  • Memasuki usia 2–3 tahun: Perhatian mulai dialihkan pada pembesaran batang. Kebutuhan unsur fosfor (P) dan kalium (K) perlu lebih memperhatikan untuk memperkuat jaringan tanaman.
  • Pupuk Organik: Berikan pupuk kandang matang atau kompos di bagian pinggir tajuk (jangan nempel ke batang) setiap 2–3 bulan sekali.

Cara Aplikasi Pupuk

  • Ditabur: Sebarkan pupuk di sekitar area perakaran (di bawah tajuk), lalu tutup tipis dengan tanah.
  • Dikocor: Larutkan pupuk dalam air dan siramkan ke pangkal tanaman.
  • Dibuat lubang tugal: Buat lubang di sekitar perakaran, masukkan pupuk, lalu tutup kembali.

Pupuk Organik dan Pembenah Tanah

Tambahkan asam humat sekitar 5–10% dari total kebutuhan pupuk kimia untuk membantu meningkatkan efisiensi penyerapan nutrisi. Gunakan mikoriza dan Trichoderma untuk membantu akar berkembang lebih cepat dan menjaga kesehatan perakaran.

4. Pemangkasan dan Pembentukan Tajuk

Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh
Ilustrasi Pemangkasan & Pembentukan Tajuk. Foto: AI Generated

Pemangkasan adalah salah satu cara merawat pohon durian muda agar cepat tumbuh dengan postur yang ideal.

Pemangkasan Bentuk (0–2 Tahun)

Pemangkasan bentuk dilakukan untuk membentuk postur tanaman ideal dan menunjang produktivitas di masa depan.

  • Pilih satu batang utama sebagai leader, buang tunas sisi yang tidak diperlukan.
  • Atur jarak antar cabang primer sekitar 40–60 cm dengan arah terdistribusi secara melingkar di batang utama.
  • Topping (pemotongan ujung batang): Ketika batang utama mencapai tinggi sekitar 5–6 kaki (1,5–1,8 meter), lakukan topping untuk merangsang pertumbuhan cabang mendatar.
  • Bentuk percabangan 4 penjuru (roset) agar tajuk tumbuh seimbang.

Pemangkasan Tunas Air

Tunas air adalah tunas yang tumbuh liar di batang utama dan tidak produktif. Tunas air harus dibuang secara rutin karena:

  • Menghambat pertumbuhan batang utama
  • Menguras nutrisi yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan produktif
  • Membuat tajuk terlalu rapat dan mengurangi sirkulasi udara

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memangkas

Gunakan gunting atau gergaji yang tajam dan bersih agar luka potongan rapi dan cepat kering. Jangan memangkas secara berlebihan. Buang cabang yang tumbuh ke bawah, ke dalam, atau bersilangan. Buang cabang atau ranting yang mati maupun terserang hama/penyakit.

5. Penyiangan dan Sanitasi Lahan

Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh
Ilustrasi Penyiangan & Sanitasi Lahan. Foto: AI Generated

Bersihkan gulma di sekitar pohon secara rutin agar tidak bersaing dalam menyerap nutrisi dan air. Gulma yang dibiarkan tumbuh akan menjadi kompetitor bagi pohon durian muda dalam memperebutkan unsur hara.

Lakukan sanitasi lahan dengan membersihkan sisa-sisa tanaman, ranting, atau daun kering yang dapat menjadi sarang hama dan penyakit. Gunakan mulsa dari jerami atau serbuk gergaji untuk menjaga kelembapan tanah dan menekan pertumbuhan gulma.

6. Pengendalian Hama dan Penyakit

Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh
Ilustrasi Pengendalian Hama & Penyakit. Foto: AI Generated

Pohon durian muda rentan terhadap berbagai hama dan penyakit. Pengendalian harus dilakukan secara terpadu.

Hama yang Sering Menyerang

  • Penggerek batang: Gejala berupa lubang pada batang dan serbuk gergaji. Pengendaliannya dengan menyemprot insektisida dan membersihkan lubang.
  • Ulat daun: Gejala berupa daun berlubang dan kerusakan daun. Pengendaliannya dengan menyemprot insektisida.
  • Kutu putih / tungau: Gejala berupa bercak putih pada daun. Pengendaliannya dengan menyemprot akarisida.
  • Kutu sisik: Gejala berupa bercak cokelat pada batang atau daun. Pengendaliannya dengan menyemprot insektisida.

Penyakit yang Sering Menyerang

  • Busuk akar: Disebabkan oleh genangan air. Solusinya perbaiki drainase, hindari penyiraman berlebihan.
  • Bercak daun: Potong dan musnahkan bagian yang terserang, semprot fungisida berbahan aktif tembaga.

Jadwal Penyemprotan

Lakukan penyemprotan rutin setiap 10–14 hari untuk mencegah serangan hama dan penyakit. Gunakan pestisida sesuai dosis anjuran. Pada saat yang sama, dapat ditambahkan pupuk daun yang mengandung unsur hara makro dan mikro agar pertumbuhan tetap optimal.

7. Penyanggaan dan Koreksi Pertumbuhan

Cara Merawat Pohon Durian Muda agar Cepat Tumbuh
Ilustrasi Penyanggaan & Koreksi Pertumbuhan. Foto: AI Generated

Pohon durian muda yang tumbuh miring atau doyong perlu diberikan penyangga agar tumbuh lurus ke atas. Gunakan bambu atau kayu sebagai tiang penyangga, ikat batang ke tiang dengan tali yang tidak melukai kulit batang. Penyanggaan dilakukan sejak dini agar batang tumbuh tegak dan kokoh.

Untuk pohon yang pertumbuhan cabangnya hanya ke satu arah (tidak merata ke 4 penjuru), gunakan lidi aren atau bambu lentur untuk melilit dan mengarahkan cabang. Lilitan dilakukan saat cabang masih muda dan lentur agar mudah dibentuk. Tujuannya adalah membentuk percabangan yang merata ke empat penjuru (roset) agar tajuk seimbang.

Buang cabang yang tumbuh terlalu rendah (dekat tanah) karena berisiko busuk terkena percikan air hujan. Buang cabang yang terlalu rapat agar sirkulasi udara dan penetrasi sinar matahari optimal.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Merawat Pohon Durian Muda

Q: Berapa dosis pupuk NPK untuk pohon durian usia 1 tahun?

A: Untuk pohon durian usia 1 tahun, dosis pupuk NPK yang dianjurkan adalah 500 gram per pohon per tahun. Setiap penambahan satu tahun, dosis ditambah 500 gram.

Q: Apakah tunas air pada pohon durian harus dibuang?

A: Ya, wajib dibuang. Tunas air adalah tunas liar yang tumbuh di batang utama dan tidak produktif. Jika dibiarkan, tunas air akan menguras nutrisi yang seharusnya digunakan untuk pertumbuhan batang dan cabang produktif.

Q: Kapan waktu terbaik untuk memangkas pohon durian muda?

A: Pemangkasan bentuk sebaiknya dilakukan saat tanaman masih muda (0–2 tahun) agar lebih mudah membentuk postur ideal. Pemangkasan pemeliharaan dilakukan secara rutin setiap tahun.

Q: Berapa jarak tanam ideal pohon durian?

A: Jarak tanam ideal antar pohon durian adalah minimal 10 meter agar tajuk tidak saling bertemu dan sinar matahari serta sirkulasi udara optimal.

Q: Apakah pohon durian bisa ditanam di dataran rendah?

A: Bisa. Untuk daerah di bawah 500 mdpl, varietas yang cocok antara lain Musang King, Duri Hitam, dan Masmuar. Untuk ketinggian 500–1.000 mdpl, hindari varietas dengan buah sangat besar seperti Montong atau Bawor.

Q: Berapa lama pohon durian mulai berbuah?

A: Pohon durian dari bibit okulasi bisa mulai berbuah pada usia 3–5 tahun, sedangkan dari biji bisa memakan waktu 8–10 tahun.

Q: Apakah pohon durian perlu disiram setiap hari?

A: Ya, terutama saat musim kemarau dan pada masa awal penanaman. Namun, pastikan tidak terjadi genangan air karena dapat merusak akar.

Q: Pupuk apa yang bagus untuk pohon durian muda?

A: Untuk pohon durian muda (fase vegetatif), gunakan pupuk NPK dengan kandungan nitrogen (N) yang cukup tinggi untuk merangsang pertumbuhan daun dan cabang. Misalnya NPK 15-15-15 atau 16-16-16.

Q: Bagaimana cara mengatasi pohon durian yang tumbuh miring?

A: Berikan penyangga berupa bambu atau kayu yang ditancapkan di samping batang, lalu ikat batang ke tiang penyangga agar tumbuh lurus ke atas.

Q: Apakah pohon durian perlu pupuk organik?

A: Sangat perlu. Pupuk organik seperti pupuk kandang matang atau kompos membantu memperbaiki struktur tanah, menyediakan nutrisi jangka panjang, dan meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah.

Rekomendasi