IRT di Lampung Ditusuk Perampok saat Tidur Bareng Anak

IRT di Lampung Selatan ditusuk pelaku pencurian saat tidur bersama anak di dalam rumah.

Ardi Munthe
Oleh Ardi Munthe - Reporter
IRT di Lampung Ditusuk Perampok saat Tidur Bareng Anak
IRT di Kabupaten Lampung Selatan menjadi korban percobaan pencurian yang berujung aksi penganiayaan sadis. (Dok. Istimewa).

Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Lampung Selatan menjadi korban percobaan pencurian yang berujung aksi penusukan. Korban mengalami luka di bagian leher dan kepala setelah diserang pelaku saat sedang tertidur bersama anaknya di dalam rumah, Kamis (30/7/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Desa Wai Muli Induk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Kasatreskrim Polres Lampung Selatan AKP Stefanus Boyoh mengatakan, pelaku diduga masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu belakang.

"Saat korban sedang tidur bersama anaknya, pelaku masuk melalui pintu belakang yang dirusak. Aksinya kemudian diketahui korban," kata Stefanus, Kamis (30/7/2026).

Saat aksinya dipergoki, pelaku diduga mengambil pisau dapur yang berada di dalam rumah. Pelaku kemudian menyerang korban dengan menusukkan pisau ke bagian belakang kepala dan belikat kiri dekat leher.

"Usai melukai korban, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi. Korban yang mengalami luka tusuk sempat berteriak meminta pertolongan warga," jelasnya.

Mendengar teriakan korban, warga berdatangan ke lokasi dan segera mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Pelaku Teridentifikasi

IRT di Kabupaten Lampung Selatan menjadi korban percobaan pencurian yang berujung aksi penganiayaan sadis. (Dok. Istimewa).
IRT di Kabupaten Lampung Selatan menjadi korban percobaan pencurian yang berujung aksi penganiayaan sadis. (Dok. Istimewa).

Usai menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengumpulkan petunjuk guna mengungkap identitas pelaku.

Stefanus mengatakan, polisi telah mengantongi identitas pelaku. Saat ini, tim gabungan masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Pelaku sudah teridentifikasi. Tim kami sedang melakukan pengejaran," tandasnya.

Rekomendasi