Ahok jelaskan kehadiran Ketua KPU DKI dalam rapat tim pemenangannya
Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ikut hadir dalam pertemuan tertutup yang digelar tim pemenangannya. Ahok mengatakan, dalam pertemuan tim hanya membahas seputar strategi jelang putaran dua Pilgub DKI nanti.
"Ini rapat koordinasi, rapat kerja supaya ngertilah cara kerja saksi segala macam. Semua partai semua relawan kita kumpulkan," kata Ahok di Novotel, Jakarta, Kamis (9/3).
Ahok mengakui dalam rapat ini, timnya mengundang Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno dan Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta, Mimah Susanti.
"Kasih pengarahan juga, KPU dan Bawaslu juga," ujar dia.
Dia menjelaskan, maksud dari memberi pengarahan pada tim pemenangannya. Menurut dia, arahan yang dimaksud adalah menyamakan persepsi terkait aturan dan pelanggaran-pelanggaran di putaran dua Pilgub DKI nanti.
"Supaya sama. Kita mesti samakan persepsi dong. Contoh KPU kalau orang datang sampai jam 1 udah daftar boleh milih enggak? Boleh. Jadi TPS itu bukan ditutup, perhitungan suara itu jam 1, bukan," ucapnya.
"Terus contoh, kalau di situ suara melonjak, salah itung, orang yang mau milih begitu banyak. Suaranya habis pendaftar sebelum jam 1, KPU boleh enggak minjam dari TPS yang lain, boleh," timpal Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini pun mengklaim dalam pertemuan timnya juga akan menyamakan persepsi terkait aturan waktu bagi pemilih. Dia berharap, tidak ada lagi warga yang kehilangan hak suaranya di putaran dua nanti.
"Nah nanti kita mau samakan persepsi KPU dan Bawaslu. Dimana ada sejarahnya jam 1 enggak boleh milih. Dia udah datang kita menghilangkan hak pilih orang lucu aja," pungkas Ahok. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya