Absen di acara penetapan KPU Jatim, Emil Dardak kirim pesan dari New York

Dari New York, Amerika Serikat (USA), wakil gubernur Jawa Timur terpilih Emil E Dardak menyampaikan terima kasih kepada Khofifah Indar Parawansa yang mengizinkannya absen di acara penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih yang digelar KPU malam ini, Selasa (24/7) pukul 19.00 WIB.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
Absen di acara penetapan KPU Jatim, Emil Dardak kirim pesan dari New York
Emil Dardak. ©2018 Merdeka.com/Djoko Poerwanto

Dari New York, Amerika Serikat (USA), wakil gubernur Jawa Timur terpilih Emil E Dardak menyampaikan terima kasih kepada Khofifah Indar Parawansa yang mengizinkannya absen di acara penetapan gubernur dan wakil gubernur terpilih yang digelar KPU malam ini, Selasa (24/7) pukul 19.00 WIB.

Di acara penetapan yang digelar di salah satu hotel di Surabaya ini, Emil tidak bisa hadir karena harus menghadiri Bloomberg Harvard City Leadership Initiative 2018 di New York. Bupati Trenggalek ini berada di Negeri Paman Sam sejak tanggal 20 hingga 26 Juli mendatang.

"Saya menghaturkan terima kasih kepada Ibu Khofifah atas perkenannya mengizinkan saya menghadiri pertemuan perdana 40 kepala daerah Bloomberg Harvard City Leadership Initiative di New York," tulis Emil via pesan singkatnya.

Suami pesohor Arumi Bachsin ini mengaku, kehadirannya di New York ini sebagai prasyarat keikutsertaan Kabupaten Trenggalek dalam program pendampingan inovasi pemerintahan daerah oleh Harvard University dan Bloomberg.

"Ini sangat berarti bagi masyarakat Trenggalek. Karena dua orang pejabat Pemkab akan diikutkan program pelatihan dan networking dengan daerah-daerah lain," paparnya.

"Dan selama setahun ke depan akan melakukan hal nyata pembenahan pelayanan publik dan pembangunan masyarakat dengan memperoleh akses ke profesor dan basis data serta pengetahuan yang sangat lengkap di Harvard dan Bloomberg," sambungnya.

Selebihnya, Emil mengaku sangat terhormat bisa bekerjasama dengan mantan Menteri Sosial menata Jawa Timur lima tahun ke depan sebagai gubernur dan wakil gubernur.

"Merupakan suatu kehormatan untuk bisa mengemban amanah dari masyarakat Jatim mendampingi Ibu Khofifah untuk berjuang bersama menjawab tantangan-tantangan pembangunan Jatim yang semakin berat ke depannya di tengah dinamika global," katanya.

Doktor lulusan salah satu universitas di Jepang ini juga menyampaikan terima kasih kepada KPU dan Bawaslu yang turut menyukseskan Pilkada serentak di Jawa Timur.

Tak lupa, melalui pesan elektroniknya itu, Emil juga meminta doa restu kepada pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno. "Semoga ke depannya kita bersama-sama terus mengabdi untuk bangsa dan negara tercinta," katanya.

Sementara itu, selain Emil yang tidak bisa hadir di acara penetapan ini, informasinya, pasangan Gus Ipul-Puti juga dikabarkan tidak bisa menghadiri undangan KPU Jawa Timur tersebut. Meski diharapkan, kedua pasangan calon (Paslon) bisa hadir di acara malam nanti.

Ketidakhadiran Gus Ipul-Puti ini disampaikan Sekertaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari saat dikonfirmasi wartawan di Surabaya. Partai Kepala Banteng Moncong Putih ini adalah salah satu partai pengusung Paslon urut dua tersebut.

"Akan ada perwakilan yang hadir. Gus Ipul ada agenda lain, Mbak Puti juga ada kegiatan yang tak bisa ditinggalkan. Saya juga nggak bisa, Mbak Hikmah (Bafaqih) juga ngurus Fatayat di Jakarta," tandas Untari.

Rekomendasi