Wali Kota Tangerang Tegaskan: Kecerdasan Buatan Bukan Ancaman, tapi Peluang Emas untuk Pelayanan Publik
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan bahwa kecerdasan buatan (AI) bukan ancaman bagi pekerjaan pegawai, melainkan peluang besar untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih dekat dan cepat.
Tangerang, Banten – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman terhadap lapangan kerja pegawai. Sebaliknya, ia melihat AI sebagai peluang besar yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki dan mempercepat pelayanan publik kepada masyarakat. Pernyataan ini disampaikan Sachrudin di Tangerang pada Minggu, 7 Desember, dalam sebuah acara yang tidak disebutkan secara spesifik.
Menurutnya, sudah saatnya bagi para pegawai untuk tidak hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman semata dalam menjalankan tugas. Pemanfaatan AI diharapkan dapat membantu pegawai dalam menganalisis data, memahami tren terkini, serta memprediksi kebutuhan masyarakat secara lebih akurat. Hal ini akan mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang benar-benar memudahkan dan memberikan dampak positif bagi warga.
Sachrudin menekankan bahwa kecerdasan buatan bukan lagi sekadar wacana masa depan, melainkan telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pemimpin yang visioner harus mampu melihat AI sebagai alat untuk perbaikan, bukan sebagai faktor yang mengancam stabilitas pekerjaan.
Kecerdasan Buatan: Inovasi Pelayanan Publik yang Adaptif
Wali Kota Sachrudin mengajak seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang untuk secara aktif memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik. Ia menggarisbawahi pentingnya adaptasi terhadap teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja. “Maka itu saya mengajak pegawai untuk memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik dan tidak cukup hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman saat menjalankan tugas,” kata Wali Kota Sachrudin.
Pemanfaatan teknologi ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam membangun kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga sigap dalam mengadopsi teknologi. Tujuannya adalah untuk menghadirkan layanan publik yang lebih dekat, cepat, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat. Perubahan pola pikir dan kerja ini, lanjutnya, harus dimulai dari tingkat pimpinan, termasuk para kepala dinas, agar lebih terbuka terhadap teknologi dan data.
Sachrudin menambahkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan bukan sekadar mengikuti tren semata, melainkan merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Dengan demikian, pelayanan publik diharapkan dapat menjadi lebih responsif dan inovatif.
Peningkatan Kapasitas Pegawai Melalui Pelatihan AI
Pemerintah Kota Tangerang tidak hanya mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan, tetapi juga telah memfasilitasi para pegawainya dengan berbagai pelatihan. Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan titik awal bagi pegawai untuk menjadi lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi yang pesat. Tujuannya adalah agar inovasi dalam pelayanan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga telah memberikan pelatihan khusus kepada para guru mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan untuk menunjang proses pembelajaran. Hal ini dilakukan seiring dengan semakin majunya metode dan kurikulum pendidikan. Kolaborasi juga terjalin dengan PT Lentera Bangsa Benderang (Binar), sebuah lembaga pendidikan non-formal yang fokus pada pengembangan bakat digital.
Melalui kerja sama ini, diharapkan teknologi kecerdasan buatan dapat benar-benar terintegrasi dalam pekerjaan sehari-hari para pegawai. “Harapan kami, teknologi kecerdasan buatan bisa benar-benar digunakan dalam pekerjaan sehari-hari. Bukan hanya mempercepat proses, tapi juga menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, responsif, dan inovatif,” ucap Maryono Hasan, menekankan visi jangka panjang Pemkot Tangerang.
Sumber: AntaraNews