Wali Kota Banjarbaru Tegaskan Layanan RSD Idaman Bebas Diskriminasi, Prioritaskan Empati Pasien

Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, menekankan pentingnya layanan RSD Idaman bebas diskriminasi serta humanis untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wali Kota Banjarbaru Tegaskan Layanan RSD Idaman Bebas Diskriminasi, Prioritaskan Empati Pasien
Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, menekankan pentingnya layanan RSD Idaman bebas diskriminasi serta humanis untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan ini. (AntaraNews)

Wali Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, baru-baru ini menegaskan pentingnya pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman. Penegasan ini bertujuan memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas milik pemerintah daerah tersebut.

Penekanan tersebut disampaikan dalam acara pembinaan pegawai di Aula Lantai 4 RSD Idaman Banjarbaru pada Sabtu, 27 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Erna Lisa Halaby secara khusus menekankan aspek disiplin, integritas, serta pelayanan yang humanis kepada seluruh staf.

Setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan kesehatan bermutu, tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi mereka. Hal ini menjadi fokus utama untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, memastikan akses yang adil bagi semua lapisan masyarakat di Banjarbaru.

Erna Lisa Halaby menyoroti bahwa rumah sakit merupakan wajah pelayanan publik pemerintah daerah. Oleh karena itu, kualitas pelayanan sangat bergantung pada profesionalisme seluruh pegawai, mulai dari tenaga medis hingga jajaran administrasi. Profesionalisme ini mencakup kemampuan teknis dan juga etika dalam berinteraksi dengan pasien.

Ia mengingatkan bahwa orang yang datang ke rumah sakit seringkali dalam kondisi sakit atau keluarga yang sedang cemas. "Sembuhkan mereka tidak hanya dengan obat, tetapi juga dengan senyuman, tutur kata yang santun, dan empati," ujarnya. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan psikologis bagi pasien dan keluarganya.

Wali Kota menegaskan pentingnya melayani masyarakat tanpa memandang status sosial atau kondisi ekonomi. Ini adalah inti dari layanan RSD Idaman bebas diskriminasi yang diidamkan oleh Pemerintah Kota Banjarbaru. Komitmen ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pelayanan yang inklusif dan adil bagi semua.

Seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, hingga jajaran administrasi diharapkan dapat menerapkan budaya kerja yang ramah dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Peningkatan kualitas interaksi ini menjadi kunci untuk membangun citra positif rumah sakit di mata masyarakat. Budaya ini juga mencakup responsivitas terhadap keluhan dan masukan dari pasien.

RSD Idaman memiliki status Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang memberikan fleksibilitas signifikan dalam pengelolaan rumah sakit. Namun, fleksibilitas ini harus diimbangi dengan akuntabilitas tinggi dan komitmen kuat untuk terus meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat. Transparansi dalam pengelolaan keuangan dan operasional menjadi sangat penting.

"Status BLUD memberikan keleluasaan dalam pengelolaan rumah sakit, tetapi harus dibarengi tanggung jawab, integritas, dan komitmen meningkatkan kualitas pelayanan," kata Wali Kota Banjarbaru. Pernyataan ini menegaskan bahwa otonomi yang diberikan harus digunakan secara bijak demi kepentingan publik.

Selain itu, Erna Lisa Halaby meminta seluruh pegawai menjadikan integritas, disiplin, budaya pelayanan yang ramah (hospitality), dan kerja sama tim sebagai budaya kerja. Peningkatan kompetensi secara berkelanjutan juga sangat ditekankan untuk memastikan pelayanan kesehatan semakin cepat dan profesional. Hal ini akan berdampak langsung pada efisiensi dan efektivitas layanan.

Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen penuh untuk terus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan. Dukungan ini mencakup penguatan kapasitas rumah sakit serta memberikan perhatian terhadap kesejahteraan pegawai BLUD. Apresiasi atas dedikasi mereka diharapkan dapat memotivasi para pegawai untuk memberikan yang terbaik. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal dan merata.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi