Terungkap, Uang Hasil Palak Anak Buah Digunakan Gubernur Riau untuk Jalan-Jalan ke Luar Negeri
Dari hasil penyelidikan sementara, uang hasil setoran itu digunakan untuk tiga rencana perjalanan luar negeri Abdul Wahid. Salah satunya ke Inggris (London).
Uang setoran dari pejabat Dinas PUPR PKPP Riau yang dikumpulkan untuk Gubernur Riau Abdul Wahid ternyata digunakan untuk membiayai perjalanan ke luar negeri.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, dana tersebut dikelola oleh Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Riau berinsial DAN.
"Jadi kalau ada perlu kegiatan apa, DAN inilah yang nanti menyiapkan," kata dia kepada wartawan di Gedung KPK, Rabu (5/11).
Dari hasil penyelidikan sementara, uang hasil setoran itu digunakan untuk tiga rencana perjalanan luar negeri Abdul Wahid. Salah satunya ke Inggris (London). Itulah sebabnya, kata Asep, KPK menyita mata uang poundsterling sebagai salah satu barang bukti.
"Untuk keperluan yang bersangkutan makanya disimpan di tenaga ahlinya, jadi tenaga ahli setiap ada kebutuhan, ini ada keperluan ke luar negeri, ke Inggris ya tadi, mengapa ada uang poundsterling, karena salah satu kegiatannya itu adalah pergi ke apa namanya lawatan ke luar negeri, salah satunya ke inggris," ujar dia.
KPK Telusuri Tujuan ke Inggris
Dia mengatakan, KPK masih menelusuri lebih lanjut tujuan perjalanan ke Inggris tersebut, apakah bersifat kedinasan atau non-kedinasan. Namun, dari informasi yang diterima, lawatan itu bukan satu-satunya.
"Ke Inggris itu dalam rangka apa?. Sedang kita perdalam ke Inggrisnya apakah itu kegiatan kedinasan atau non-kedinasan, seperti itu. Jadi, ke Inggris itu tidak hanya ke Inggris juga, ada ke beberapa tempat. Tapi salah satunya ke Inggris," ucap dia.
Selain ke Inggris, Asep menyebut Abdul Wahid juga sempat berencana bepergian ke Brasil, dan terakhir ke Malaysia, namun rencana itu gagal terlaksana karena keburu ditangkap KPK.
"Kemudian perjalanan ke Brazil, kemudian juga ada informasi akan perjalanan ke Malaysia tapi itu kan keburu ketangkap," ucap dia.