Tahukah Anda? Pangdam Radin Inten Pecat Anggota TNI Terlibat Narkoba dan Judi Online, Sanksi Tegas Menanti!

Pangdam Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi memberlakukan sanksi tegas pemecatan bagi anggota TNI yang terlibat narkoba, bahkan judi online. Simak detail komitmen TNI ini!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Pangdam Radin Inten Pecat Anggota TNI Terlibat Narkoba dan Judi Online, Sanksi Tegas Menanti!
Pangdam Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi memberlakukan sanksi tegas pemecatan bagi anggota TNI yang terlibat narkoba, bahkan judi online. Simak detail komitmen TNI ini! (Merdeka.com)

Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, baru-baru ini menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik ilegal di lingkungan TNI. Sanksi tegas berupa pemecatan secara tidak hormat akan dijatuhkan kepada setiap anggota TNI yang terbukti terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

Penegasan ini disampaikan oleh Mayjen TNI Kristomei Sianturi saat melakukan kunjungan kerja ke Markas Yonif 144/Jaya Yudha Rejang Lebong, Bengkulu. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Kodam XXI/Radin Inten untuk menjaga integritas dan profesionalisme prajuritnya di seluruh wilayah hukumnya.

Tidak hanya narkoba, Pangdam Radin Inten juga memberikan perhatian serius terhadap fenomena judi online yang merusak. Sanksi berat serupa juga akan menanti prajurit TNI yang kedapatan terlibat dalam aktivitas perjudian daring tersebut, menunjukkan tidak adanya toleransi terhadap pelanggaran disiplin yang merugikan.

Komitmen Tegas Berantas Narkoba di Lingkungan TNI

Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan bahwa tidak ada toleransi sedikit pun bagi anggota TNI yang terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. "Tidak ada toleransi bagi anggota TNI yang terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkoba, hukumannya sudah jelas dan dipecat," kata Mayjen TNI Kristomei Sianturi.

Tindakan tegas ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung upaya pemerintah untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Tanah Air. Keterlibatan prajurit dalam narkoba tidak hanya mencoreng nama baik institusi, tetapi juga merusak moral dan membahayakan keamanan nasional.

Pangdam Radin Inten menekankan pentingnya menjaga citra dan kepercayaan masyarakat terhadap TNI. Oleh karena itu, setiap prajurit diharapkan dapat menjadi contoh yang baik dan menjauhi segala bentuk pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan narkoba yang memiliki dampak destruktif.

Ancaman Judi Online dan Peran TNI di Masyarakat

Selain masalah narkoba, Pangdam Radin Inten juga menyoroti bahaya judi online (judol) yang semakin meresahkan. Sanksi berat akan diberikan kepada prajurit TNI yang kedapatan bermain judol, mengingat dampak negatifnya yang luas terhadap individu dan keluarga.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa judi online tidak pernah memberikan kemenangan sejati kepada pemainnya. "Kita memberikan pengertian kepada prajurit TNI bahwa yang namanya judol itu tidak ada yang pernah menang, hindari karena merusak keluarga, merusak mata pencarian, perekonomian keluarga, membuat keluarga berantakan, ada yang stress dan bunuh diri," tegasnya.

Menurutnya, algoritma judi online telah dirancang sedemikian rupa oleh para bandar untuk memastikan pemain tidak pernah menang secara konsisten. Kemenangan sesekali hanyalah umpan untuk membuat pemain semakin penasaran dan terus bermain, yang pada akhirnya akan menghancurkan finansial dan mental.

Dalam kesempatan yang sama, Pangdam Radin Inten juga meminta prajurit TNI di Kabupaten Rejang Lebong dan Provinsi Bengkulu untuk aktif membantu masyarakat. Mereka diharapkan menjadi contoh serta pelopor usaha-usaha yang ada di wilayahnya, sehingga kehadiran TNI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Kunjungan Pangdam XXI/Radin Inten ke Provinsi Bengkulu ini bertujuan untuk mengetahui kondisi prajurit TNI di wilayah tersebut. Selain itu, ia juga melakukan pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) di Provinsi Bengkulu, Kabupaten Seluma, dan Rejang Lebong, serta meninjau Markas Brigif Teritorial Pembangunan (TP) 88 Kesatria Bukit Kaba di Kecamatan Padang Ulak Tanding.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi