Insiden mobil patroli dan pengawalan (patwal) polisi yang menggunakan sirene dan lampu strobo serta diduga menyenggol kendaraan warga di Tol Tomang arah Tangerang, Selasa (13/1) sekitar pukul 13.15 WIB, berakhir secara damai.
Peristiwa tersebut mencuat ke publik setelah terekam dalam sebuah video yang diunggah akun media sosial @medankinian.
"Perkenalkan saya Jodie, pemiliki akun Instagram dan TikTok bernama Jodie Kurnawan ingin menyatakan bahwa permasalahan yang ada di Tol Tomang, KM7 (13/1/ 2026) permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, baik-baik," kata Jodie dalam akun tersebut seperti dikutip merdeka.com, Jumat (16/).
Advertisement
Tidak Ingin Diperpanjang
Sehingga, ia pun ingin agar permasalahan-permasalahan yang sempat ramai di media sosial ini pun tidak ingin diperpanjang.
"Tidak perlu disebarluaskan atau diperpanjang, kiranya seperti itu," ujarnya.
Sebelumnya, Sebuah mobil patwal polisi dengan menggunakan sirine dan strobo disebut-sebut menyenggol mobil warga di Tol Tomang arah Tangerang. Hal itu terungkap setelah pemilik mobil yang menjadi korban meluapkan kekesalannya sambil merekam menggunakan telepon genggam.
Advertisement
Viral di Media Sosial
Rekaman itu kemudian viral di media sosial, salah satunya diunggah akun TikTok @jodie********_ Dalam keterangannya, peristiwa itu disebut terjadi Selasa 13 Januari 2026, sekitar pukul 13.15 WIB.
Si pemilik mobil turun untuk menegur anggota polisi di dalam mobil patwal yang diduga telah menyenggol kendaraannya. Namun, si polisi malah pergi tanpa ada penyelesaian.
Advertisement
Komentar Dirgakkum Korlantas Polri
Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal pun buka suara. Dia mengaku masih mengecek kejadian sebenarnya.
"Ini lagi kita cek. Kalau memang ada senggolannya itu pasti ada bekas senggolannya," kata Faizal kepada wartawan, Rabu (14/1).
Advertisement
Kondisi Lalu Lintas Padat
Menurut Faizal, dalam kondisi lalu lintas padat, gesekan kecil bisa saja terjadi dan biasanya hanya menimbulkan lecet ringan, berbeda dengan tabrakan pada kecepatan tinggi.
Meski begitu, pihaknya akan memanggil anggota yang terlibat untuk dimintai keterangan dan juga akan menemui pemilik kendaraan yang merasa dirugikan.
"Kita cek nantinya apakah itu senggolan atau bukan, itu kita tinjau dulu. Kita minta waktunya ya," ucap dia.