Satlantas Wonosobo Gencarkan Operasi Keselamatan Candi 2026 di Jalur Rawan Laka
Satlantas Polres Wonosobo memasang banner imbauan dan sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 di jalur rawan laka untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas di Wonosobo.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonosobo gencar melaksanakan upaya preventif dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026. Mereka memasang banner imbauan keselamatan di jalur rawan kecelakaan di Jalan Raya Parakan–Kertek, Kabupaten Wonosobo. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan di wilayah tersebut.
Kasat Lantas Polres Wonosobo AKP Seno Hartanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pemasangan banner difokuskan pada titik-titik yang memiliki potensi kecelakaan tinggi dan kepadatan lalu lintas. Hal ini diharapkan membuat pengguna jalan lebih waspada dan berhati-hati saat melintasi area rawan tersebut.
Selain pemasangan banner, petugas juga aktif menyosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026 kepada masyarakat. Sosialisasi ini menyasar pengemudi ojek dan angkutan umum di sekitar Pasar Kertek. Mereka diimbau untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Upaya Preventif di Jalur Rawan Kecelakaan
Satlantas Polres Wonosobo secara proaktif memasang puluhan banner imbauan keselamatan di sepanjang Jalan Raya Parakan–Kertek. Jalur ini dikenal sebagai salah satu area rawan kecelakaan lalu lintas yang sering memakan korban di Kabupaten Wonosobo. Pemasangan banner ini menjadi langkah nyata dalam kampanye Operasi Keselamatan Candi 2026 yang sedang berlangsung.
Imbauan pada banner tersebut dirancang untuk mengingatkan pengguna jalan akan potensi bahaya di ruas jalan tertentu. Tujuannya agar pengendara lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas. Kawasan dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi serta potensi laka lantas menjadi prioritas utama penempatan media informasi ini.
AKP Seno Hartanto menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian integral dari upaya preventif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Pemasangan media informasi visual diharapkan dapat secara langsung mempengaruhi perilaku pengendara. Ini sangat penting untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib bagi semua pengguna jalan di Wonosobo.
Sosialisasi dan Imbauan Keselamatan Berlalu Lintas
Selain pemasangan banner, petugas Satlantas Polres Wonosobo juga melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat secara intensif. Sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 ini dilaksanakan di sekitar area strategis seperti Pasar Kertek yang merupakan pusat aktivitas warga. Fokus utama adalah edukasi kepada pengemudi transportasi publik dan ojek yang sering berinteraksi dengan masyarakat.
Para pengemudi diimbau untuk selalu memeriksa kelaikan kendaraan sebelum beroperasi, termasuk kondisi ban dan rem. Pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara juga ditekankan secara berulang. Keselamatan bersama menjadi prioritas utama dalam setiap pesan yang disampaikan oleh petugas kepada para pengemudi.
Kasat Lantas Polres Wonosobo mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan tidak memaksakan diri saat berkendara. Pengaturan kecepatan yang sesuai dengan kondisi jalan dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas sangat krusial untuk mencegah insiden. Pengemudi yang merasa lelah disarankan untuk segera beristirahat di rest area terdekat demi menghindari risiko kecelakaan fatal.
Bagi pengemudi kendaraan bermuatan berat, terdapat imbauan khusus terkait kondisi teknis kendaraan mereka. Mereka diminta memastikan kendaraan diistirahatkan berkala untuk mengisi angin rem dan mendinginkan sistem pengereman yang bekerja keras. Langkah preventif ini sangat vital sebelum melanjutkan perjalanan panjang, terutama saat melintasi jalur menurun atau berliku di Wonosobo.
Sumber: AntaraNews