Banda Aceh, 16 Januari 2026 – Harapan baru menyelimuti korban banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, seiring dengan rampungnya pembangunan Rumah Hunian Sementara Danantara. Kompleks hunian yang didirikan secara cepat ini kini dinyatakan siap untuk ditempati oleh warga yang terdampak bencana. Proyek ini menjadi solusi konkret bagi para penyintas untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak dan nyaman setelah kehilangan rumah akibat bencana alam.
Hunian sementara ini berlokasi strategis di kompleks kantor pemerintahan Kabupaten Pidie Jaya, memudahkan aksesibilitas dan koordinasi dengan pihak berwenang. Pembangunan dimulai sejak tanggal 5 Januari 2026, menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan pascabencana. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meringankan beban psikologis dan fisik para korban, memberikan mereka kesempatan untuk memulai kembali kehidupan dengan lebih baik.
Koordinator Pembangunan Rumah Hunian Sementara Danantara Pidie Aceh, Yusri Amri, memastikan bahwa progres pembangunan telah mencapai 100 persen. Meskipun beberapa fasilitas pendukung seperti dapur umum dan kamar mandi masih dalam tahap penyelesaian akhir, unit-unit hunian utama telah siap huni. Ini menandai pencapaian penting dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.
Advertisement
Advertisement
Rumah Hunian Sementara Danantara dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan dasar dan kenyamanan para penghuni. Kompleks ini terdiri dari delapan blok dengan total 162 unit kamar, memberikan kapasitas yang cukup untuk menampung banyak keluarga. Setiap unit kamar memiliki luas 4,5 meter kali 4,5 meter, cukup representatif untuk satu keluarga kecil.
Untuk memastikan kemandirian dan kenyamanan, setiap unit dilengkapi dengan meteran listrik prabayar, dua ranjang, kasur, serta satu lemari. Fasilitas ini bertujuan agar penghuni dapat langsung menempati hunian tanpa perlu khawatir akan kebutuhan dasar. Desain ini mencerminkan upaya untuk menyediakan tempat tinggal yang tidak hanya fungsional tetapi juga memberikan nuansa rumah.
Selain unit hunian, setiap blok juga dilengkapi dengan dapur umum yang memadai, memfasilitasi kebutuhan memasak bersama antarpenghuni. Tersedia pula taman bermain anak-anak untuk mendukung tumbuh kembang dan rekreasi anak-anak korban bencana. Kamar mandi dan toilet dibangun terpisah dari blok hunian, dengan pemisahan antara laki-laki dan perempuan, serta jumlah kamar mandi perempuan yang lebih banyak dan dilengkapi tempat ganti pakaian dan berhias.
Advertisement
Fasilitas penunjang lainnya termasuk tempat cucian dan jemuran pakaian yang disesuaikan dengan jumlah penghuni. Lingkungan hunian juga dipercantik dengan lanskap hijau dan rumput sintetis di setiap lorong blok, menciptakan suasana asri dan nyaman. Sebuah ruang serbaguna yang dapat difungsikan sebagai musala juga tersedia, mendukung kebutuhan spiritual dan kegiatan komunal warga.
Advertisement
Pembangunan Rumah Hunian Sementara Danantara menunjukkan kecepatan dan efisiensi yang luar biasa. Proyek ini melibatkan sekitar 400 pekerja yang dibagi dalam dua shift setiap hari, bekerja siang dan malam. Dedikasi para pekerja ini menjadi kunci utama dalam menyelesaikan pembangunan dalam waktu singkat, meskipun sempat menghadapi kendala seperti hujan dan pengangkutan material dari Medan.
Yusri Amri menjelaskan bahwa pihaknya berfokus pada penyelesaian konstruksi hunian. Setelah seluruh pembangunan rampung, Rumah Hunian Sementara Danantara akan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah. Proses serah terima ini memastikan bahwa pengelolaan dan penentuan siapa saja yang akan menempati hunian menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.
Langkah ini merupakan bagian dari koordinasi yang terstruktur antara pihak pembangun dan pemerintah daerah untuk memastikan distribusi hunian yang adil dan tepat sasaran. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akan memiliki wewenang penuh dalam menentukan kriteria dan mekanisme penempatan korban banjir ke dalam hunian sementara ini. Hal ini bertujuan agar bantuan dapat tersalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews