Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rp 25 miliar dari DKI dipakai bangun sumur artesis di Bantargebang

Rp 25 miliar dari DKI dipakai bangun sumur artesis di Bantargebang TPST Bantar Gebang. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menggunakan anggaran hibah dari Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp 25 miliar untuk membangun sumur artesis di Kecamatan Bantargebang. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, ada tiga kelurahan yang akan dibangun sumur artesis yakni Kelurahan Sumurbatu, Cikiwul, dan Ciketing Udik.

"Dibangun di daerah itu karena TPST Bantargebang milik DKI berada di tiga wilayah tersebut," kata Rahmat, Selasa (7/2).

Pemkot Bekasi menggandeng PDAM Tirta Patriot yang notabene perusahaan milik daerah untuk membangun sumur artesis berikut instalasinya sampai ke rumah warga. "Jadi, nantinya daerah ini tak lagi kekurangan air bersih, meski ada TPST Bantargebang," kata Rahmat.

Direktur Utama PDAM Tirta Patriot, Tubagus Hendi mengatakan, anggaran sebesar Rp 25 miliar dari DKI tersebut untuk membangun sebanyak delapan sumur artesis.

"Di Kelurahan Sumurbatu tiga titik, Cikiwul tiga titik, dan Ciketing Udik dua titik," kata Hendi.

Dia mengatakan, satu sumur artesis untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi 1000 rumah. Sedangkan, di sana ada 18 ribu rumah yang membutuhkan aliran air bersih.

"Masih dibutuhkan 10 sumur artesis lagi, akan dibangun secara bertahap menggunakan anggaran hibah DKI," ujar Hendi.

Hendi memastikan bahwa anggaran operasional untuk sumur-sumur artesis tersebut menggunakan anggaran hibah dari DKI. Karena itu, dipastikan pemasangan sambungan air bersih itu tak dipungut biaya.

"Akan dibangun pada April mendatang, dengan target selesai pada September mendatang," ujarnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP