Pura Mangkunegaran menggelar hajatan besar atau dhaup ageng G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dengan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian pada 3–7 November 2026.
Hingga Jumat (5/11/2026), berbagai prosesi adat awal sudah dilakukan. Di antaranya Wilujengan Ageng, Sungkeman & Sengkeran, Pemasangan Bleketepe & Tuwuhan, Langkahan, Dodol Dawet, Siraman dan Midodareni.
Jumat pagi ini dilakukan prosesi dhaup suci atau pemberkatan di Gereja Santo Antonius Padua Purbayan, Solo.
Prosesi keagamaan ini dilangsungkan secara tertutup. Usai dhaup suci akan dilaksanakan upacara Panggih (Temu Manten) hingga resepsi di Pendapa Ageng.
Dhaup ageng ini menjadi penanda babak baru bagi kedua mempelai sekaligus pertemuan dua keluarga, yang dirayakan melalui tradisi Mangkunegaran yang terus hidup hingga kini. Gusti Sura sendiri merupakan kakak dari Pengageng Mangkunegaran K.G.P.A.A. Mangkunegara X.
Sementara Adimas Rosdian merupakan putra bungsu pendiri Perusahaan Otobus (PO) Rosalia Indah, K.P. Yustinus Soeroso.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391535/original/098646700_1793938168-IMG-20261106-WA0021.jpg)
Resepsi dijadwalkan berlangsung pada 6 dan 7 November 2026. Tak hanya prosesi adat, Mangkunegaran juga menyiapkan pesta rakyat sebagai ruang partisipasi publik. Pesta rakyat akan digelar pada 6–8 November 2026 di kawasan Pamedan Pura Mangkunegaran.
“Dhaup ageng pertama-tama merupakan peristiwa keluarga yang menandai babak baru bagi kedua mempelai. Melalui rangkaian tradisi dan kegiatan publik yang telah dipersiapkan, kami berharap masyarakat dapat turut mangayubagya, berbagi kebahagiaan, dan merasakan kedekatan yang telah lama terjalin antara Mangkunegaran dan Kota Solo,” ujar Juru Bicara Dhaup Ageng, R.Ay.T. Ayu Rosetyastuti.
Dikatakan Ayu, salah satu agenda menarik dalam pesta rakyat adalah pemutaran film ramah anak yang digelar bersama komunitas sinema. Sebanyak 200 anak dari yayasan yatim piatu akan diundang untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Dhaup ageng ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat makna di balik tradisi Mangkunegaran. Setiap tata cara, busana, musik, simbol, dan ruang yang digunakan tidak hanya memiliki fungsi seremonial, tetapi mengandung nilai dan tata laku yang terus diwariskan," katanya.
Juru bicara Dhaup Ageng Mangkunegaran KPH Tjuk Susilo MPA menambahkan, hingga Kamis malam persiapan Dhaup Ageng Mangkunegaran sudah 90 persen.
"Persiapannya semuanya sudah sudah dipersiapkan eh seluruhnya dan mudah-mudahan besok pagi bisa berjalan berjalan dengan lancar. Gitu.Ya, 90 persen kita sudah siap semuanya. Tinggal nanti bagaimana Allah akan memberikan kelancaran, itu doa kita," ungkapnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391534/original/093212500_1793938168-IMG-20261106-WA0020.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9390815/original/090338300_1793861398-helikopter_jatuh_di_kalteng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4712754/original/048672600_1704952965-WhatsApp_Image_2024-01-11_at_12.19.48.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377623/original/078813200_1792471801-1289268.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5180937/original/006715500_1743849574-20250405-Monas-HER_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425609/original/068668100_1764232311-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9391447/original/059427300_1793933258-20261105_144007.jpg)