Bupati Aceh Barat: Narkoba Bisa Jadi Bom Waktu bagi Generasi Muda

Polisi mengungkap pabrik sabu di Pidie, Aceh, dengan barang bukti sekitar 1,2 ton narkotika berbentuk cair dan kristal.

Redaksi Merdeka.com
Oleh Redaksi Merdeka.com- Reporter
Bupati Aceh Barat: Narkoba Bisa Jadi Bom Waktu bagi Generasi Muda
Bupati Aceh Barat Tarmizi dan Wakil Bupati Said Fadheil saat berfoto bersama Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam sebuah acara. (Istimewa)

Pengungkapan pabrik sabu di Kabupaten Pidie, Aceh, dengan barang bukti narkotika mencapai sekitar 1,2 ton menjadi sorotan dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Bupati Aceh Barat Tarmizi menilai pengungkapan jaringan narkotika itu penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang mengancam masyarakat, terutama generasi muda.

Barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut terdiri atas sabu berbentuk cair dan kristal. Besarnya jumlah barang bukti menunjukkan skala ancaman peredaran narkotika yang perlu ditangani melalui penegakan hukum dan pencegahan secara berkelanjutan.

Tarmizi mengatakan, pemberantasan narkoba membutuhkan komitmen aparat penegak hukum untuk menindak bandar dan jaringan pengedar.

“Kita patut bersyukur karena Bapak Kapolri sangat serius memberantas narkoba. Hal ini dibuktikan dengan kerja serentak seluruh polres di Indonesia yang saat ini fokus menangkap para bandar dan mafia narkoba,” kata Tarmizi, Sabtu (24/10/2026).

Menurut dia, upaya pemberantasan narkoba tidak cukup hanya melalui pengungkapan kasus besar. Pencegahan, pengawasan di lingkungan masyarakat, dan penindakan terhadap jaringan peredaran juga perlu dilakukan secara konsisten.

 

Pencegahan Perlu Dimaksimalkan

Bupati Aceh Barat Tarmizi meminta pemerintah pusat segera menerbitkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di daerahnya. (Istimewa)
Bupati Aceh Barat Tarmizi meminta pemerintah pusat segera menerbitkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di daerahnya. (Istimewa)

Tarmizi mengingatkan, peredaran narkoba dapat berdampak pada kesehatan pengguna, kehidupan keluarga, serta masa depan generasi muda.

“Narkoba bisa menghancurkan masa depan generasi muda. Mereka wajib diselamatkan. Jika dibiarkan, ini akan menjadi bom waktu,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, lanjut Tarmizi, terus mendorong kerja sama dengan Polres Aceh Barat untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di daerah.

Rekomendasi