Pengemudi mobil listrik BYD ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan ojol yang terjadi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Insiden di Jalan Panglima Polim pada Jumat (23/10/2026) ini melibatkan sejumlah kendaraan. Korban, Hasan Syukur (56) yang merupakan pengemudi Grab, mengalami patah tulang dan paru-paru bocor, serta masih dirawat di RS Fatmawati.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Adiel Aristo membenarkan pelaku juga bekerja sebagai driver Gojek.
"Iya, itu driver Gojek memang. Sama-sama sopir, yang satu Gojek, tetapi yang bapaknya (korban) ojolnya itu Grab. Sama-sama driver online," kata AKBP Muhammad Adiel Aristo.
Menurut Adiel, pelaku yang berdomisili di Bogor tidak pulang demi mengejar setoran.
"Bukan kelelahan lagi, ketiduran dia malah, saking lelahnya," katanya lagi.
"Dia merem tidur, tahu-tahu sadar-sadar sudah nabrak-nabrak," katanya.
Tersangka berinisial S (46) dinyatakan negatif alkohol dan narkotika berdasarkan hasil tes urine. Polisi juga masih mendalami fungsi gas dan rem kendaraan yang terlibat.
Hasan Syukur masih dalam perawatan di RS Fatmawati. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menjamin seluruh biaya pengobatan korban hingga sembuh. Adapun rencana pemindahan ke RS Polri Kramat Jati menunggu persetujuan tim dokter.
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Ojol di Panglima Polim
Kecelakaan beruntun terjadi di depan Win Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/10/2026) sore. Seorang pengendara ojek online dilindas saat kejadian dan mengalami patah kaki.
Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa, menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 16.48 WIB. Ia menjelaskan kendaraan BYD Atto 1 berpelat B-1220-KDP melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Panglima Polim. "Sesampainya di Depan Win hotel karena kurang hati-hati dan konsentrasi menabrak kendaraan Brio B-2967-NGY yang melaju searah di depanya, kemudian oleng ke kiri menabrak kendaraan Honda Beat A-3867-DD," kata Kharisma dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).
Setelah itu, mobil BYD menabrak Wuling berpelat B-1835-ERZ yang sedang berhenti di sisi kiri jalan. Kendaraan kemudian naik ke trotoar dan menabrak dua mobil yang terparkir di area Hotel Amaris, yakni Honda Mobilio dan Toyota Navi. Pengendara Honda Beat, HS (Hasan Syukur), mengalami patah kaki dan luka lecet, sementara sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.
"Korban mengalami luka pada kaki kiri patah,dan lecet lecet. Mendapat Perawatan di RS Fatmawati," ujarnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9381978/original/020745200_1792916852-Detik-detik_byd_lindas_driver_ojol_di_kawasan_blok-m.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340027/original/072403100_1788447378-efac7633-b210-41f1-84cf-33caa6be2e9f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384922/original/088568100_1793194068-Hands-On_Mobile_MOBA_Gaming.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384897/original/057852800_1793189014-images__63_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4412749/original/008778900_1683024969-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-2.jpg)