Remaja di Depok Dibakar Neneknya, Disebut Berawal dari Handphone

Remaja di Serua, Depok, kritis usai diduga dibakar neneknya. Keluarga menyebut perselisihan soal handphone jadi pemicu. Polisi menangani kasus ini.

Dicky Agung Prihanto
Oleh Dicky Agung Prihanto- Reporter
Remaja di Depok Dibakar Neneknya, Disebut Berawal dari Handphone
Ilustrasi Main Handphone. (AI)

Seorang remaja berinisial LA (16) di Serua, Depok, Jawa Barat, kritis setelah diduga dibakar oleh neneknya, M. Perselisihan terkait handphone disebut memicu peristiwa ini.

Keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Depok.

Kerabat keluarga korban, Siti, menyebut peristiwa terjadi pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Kejadian itu terekam kamera CCTV milik tetangga yang merekam suara teriakan korban.

"Awalnya karena kompor meledak, ternyata malah seperti itu (nenek bakar cucu)," kata Siti saat dikonfirmasi Liputan6.com, Rabu (28/10/2026).

Usai kejadian, M disebut sempat panik. Warga sekitar kemudian membantu membawa korban ke Rumah Sakit Fatmawati. M sempat mengantar korban, namun tidak berani mendampinginya.

"Informasinya kondisi korban kritis dan mengalami luka bakar 87 persen," jelas Siti.

Ayah korban melaporkan kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Depok. Menurut Siti, M telah diamankan polisi untuk diperiksa terkait dugaan pembakaran tersebut.

"Katanya dipicu korban kerap bermain handphone, korban dan neneknya berebutan handphone, neneknya kesal sama cucunya," terang Siti.

Siti menambahkan, LA selama ini tinggal bersama neneknya karena sang ibu bekerja di luar rumah dan baru pulang pada malam hari.

"Iya, korban biasanya sama neneknya di rumah, kalau ketemu ibunya malam karena ibunya kerja," ucap Siti.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyatakan perkara ini dalam penanganan kepolisian.

"Iya benar," kata Oka.
Rekomendasi